Tampilkan postingan dengan label memulai usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label memulai usaha. Tampilkan semua postingan

3/09/2010

Usaha Busana Muslim Dengan Harga Terjangkau



1. Mulai, mulai & mulai.
Bisnis jangan hanya jadi gagasan berjualan busana wanita. Beranilah memulai. Tanpa dimulai, ide bisnis sehebat apapun tidak akan ada gunanya. Bisnis besar umumnya diawali dari bisnis yang kecil cth grosir jilbab dan grosir jilbab murah.
2. Fokus pada bisnisnya dan bukan aksesorisnya.
Aktifitas bisnis difokuskan bagaimana proses penjualannya terus berlangsung dengan perputaran bisnis lebih cepat daripada fokus pada aksesoris pakaian wanita yang kurang penting.
3. Jangan terjebak aset tetap.
Jika ada modal usaha grosir jilbab dan grosir jilbab murah, jangan dihabiskan untuk hal-hal yang tidak penting. Usahakan modal digunakan untuk memperbesar modal bisnis dengan desain baju dan model baju / model pakaian terbaru.
4. Gunakan efek tornado.
Modal bisnis digunakan untuk memutar bisnis busana muslim atau baju muslim. Laba bisnis digunakan untuk memperbesar modal usaha pakaian muslim / grosir jilbab online sehingga terjadi percepatan pertumbuhan usaha baju muslimah atau busana muslimah. Demikian seterusnya sehingga modal usaha akan berlipat dalam waktu singkat.
5. Jangan berasumsi, temukan faktanya.
Jangan berasumsi bisnis menjual baju wanita itu susah, marketing pakaian muslimah itu susah dan lainnya. Laksanakan dan temukan faktanya sehingga kita dapat informasi yang benar dari lapangan.
6. Aturlah cash flow dengan baik.
Bisnis adalah cash flow, sehingga atur jangan sampai kehabisan modal. Cepat lakukan penjualan dan rajin-rajinlah menagih uang jika ada tunggakan dipelanggan. Usahakan transaksi dapat dilakukan cash agar tidak kesulitan modal yang dapat menghentikan perutaran bisnis grosir jilbab online.
7. Katahuai kebutuhan dan keinginan pelanggan.
Selau check kebutuhan, keinginan dan permintaan pelanggan. Sediakan kebutuhannya, jangan melawan pasar, jangan menjual sesuatu yang kurang dibutuhkan pelanggan.



Http://radenbeletz.com

12/21/2009

Peluang Usaha dan Awal Memulainya


Usaha mandiri menjadi salah satu alternatif mendapatkan sumber pendapatkan saat ini. Kesadaran bahwa tidak bisa menggantungkan hidup dari bekerja, menjadikan geliat Peluang Usaha semakin bergairah.

Sayangnya masih banyak orang yang memulai bisnis dengan cara yang salah, dengan cara yang masih digunakan pada saat revolusi industri dulu. Padahal jaman sudah berubah. Konsep bisnis jaman dahulu tentu akan berbeda dengan jaman sekarang.

Lensa ini akan memandu Anda untuk memahami gambaran besar bagaimana memulai suatu usaha agar Anda tidak salah jalan.

Langkah Awal Buka Usaha

Apa Yang Dibutuhkan Pasar?

Langkah awal buka usaha ialah kita harus melihat peluang dan bertanya tentang apa yang dibutuhkan oleh pasar. Bukan sebaliknya kita membuat produk terlebih dahulu tanpa mengetahui apa yang butuhkan oleh pasar. Jika kebetulan dibutuhkan, Anda beruntung. Jika tidak dibutuhkan? Maka Anda akan buntung.

Saat awal, Anda harus memastikan bahwa produk Anda dibutuhkan oleh masyarakat. Untuk mengetahui hal ini, tidak bisa dilakukan dengan kira-kira saja. Misalnya: "semua orang butuh sembako". Apakah peluang usaha bisnis sembako akan menguntungkan? Belum tentu, Anda harus melihat supply-nya. Jika dilingkungan Anda sudah banyak yang jual sembako, maka bisnis tidaklah begitu menjanjikan.

Yang dimaksud dibutuhkan oleh pasar ialah pasar benar-benar membutuhkan sementara penyedia produk atau jasa tersebut masih kurang. Selain itu kita juga harus memperhatikan jumlah pasar yang membutuhkan produk tersebut. Jika sedikit, maka bisa jadi ide peluang usaha Anda kurang menjanjikan.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui kebutuhan pasar. Tentu tidak akan bisa dibahas disini karena pembahasannya memerlukan ruang yang sangat besar. Anda perlu mencari rujukan lain bagaimana mengetahui kebutuhan pasar.

Untuk saat ini, yang penting Anda menyadari konsep yang benar dalam memulai bisnis. Pasar dulu baru membuat produk, bukan sebaliknya membuat produk dulu baru mencari pasar.

Peluang Usaha Itu Banyak

Jangan bingun memilih usaha, pilihlah yang Anda sukai

Berikut adalah beberapa ide bisnis yang bisa Anda jalani. Silahkan pilih yang sesuai dengan minat Anda.

* Membuat Produk Sendiri. Anda bisa berbisnis dengan membuat produk sendiri, baik pabrikasi maupun industri rumahan.

* Memberikan Jasa. Punya keahlian? Siapa yang membutuhkan keahlian Anda? Jika Anda bisa mengidentifikasikan siapa saja yang butuh keahlian Anda dan jumlah mereka banyak, maka Anda bisa menjual jasa Anda.

* Menjadi Broker. Tidak punya produk? Tidak punya keahlian? Jangan pesimis, jualah produk dan jasa orang lain.

* Jual Keahlian Anda. Jika Anda memiliki keahlian, selain menawarkan jasa, Anda bisa menawarkannya dalam bentuk sebuah buku atau ebook.

quidoo.com

10/28/2009

Tips Membangun Usaha Toko GPS



Bagi sejumlah orang, keinginan untuk memulai bisnis dan usaha toko menjadi impian dan keinginan menggebu-gebu. Namun, tak sedikit pula yang ragu memulainya karena banyak ketakutan-ketakutan yang berkecamuk.
Penulis buku Rahasia Sukses Toko Tionghoa Istijanto Oei mengajak belajar dari orang Tionghoa yang terkenal lihai dalam memulai dan mengelola bisnis. Berikut adalah tipsnya:

1. Mulailah dengan jenis usaha,misalnya toko gps berdasarkan keahlian atau hobi keluarga Anda. Dengan demikian Anda cukup menguasainya dan bersemangat untuk mengembangkannya.
2. Carilah lokasi usaha yang paling potensial. Anda bisa sesuaikan dengan segmentasi dan jenis usaha Anda, misalnya toko gps.
3. Perhatikan tempat dan buat semenarik mungkin. Jika perlu renovasi, tekan biayanya. Soal modal, sesuai dengan prinsip orang Tionghoa, jangan ragu memulai dari 'nol'.
4. Membuka toko gps berarti harus cerdik menentukan barang yang paling cepat laku dari jenis usaha Anda, karena nanti modal akan banyak tersedot untuk pengadaan barang yang paling cepat laku tersebut.
5. Jika dana terbatas untuk modal pengadaan barang, bisa juga meminjam barang saudara atau rekanan yang mau dititipkan. "Atau konsinyasi dari pemasok 'beli kalau laku", atau dengan membuat gudang bersama," ujar Istijanto.
6. Saat pembukaan toko, jangan lupa mengundang sanak saudara atau relasi.
7. Hati-hati dalam mencari relasi bisnis. Carilah relasi yang dapat dipercaya. Orang Tionghoa lebih sering memakai hubungan keluarga. "Jangan mudah percaya pada orang," tandas Istijanto, cth toko gps.
8. Perhatikan kualitas barang-barang yang diperoleh dari relasi, jangan langsung senang memperoleh barang murah dan selalu ingat bernegosiasilah dengan pemasok soal harga. Akan lebih baik Anda membangun jejaring dengan toko-toko lain cth toko gps, sehingga mengetahui informasi-informasi penting bagi usaha Anda atau memiliki cukup pasokan barang dengan gudang bersama, cth toko gps.
9. Sejak awal, pemilik harusnya mulai berkomitmen untuk memperhatikan penuh usahanya ini. Dalam kebiasaan Tionghoa, pemilik harus ada di toko itu. Pemilik harus disiplin berada di tokonya setiap hari.
10. Dalam bergaul dengan karyawan dan pembeli jangan menempatkan diri sebagai bos. "Justru pemilik harus terjun langsung melayani pembeli. Karena pembeli paling suka bertemu langsung dengan pemilik," ujar Istijanto. Dengan berada di toko, pemilik berarti mengusahakan secara eksternal membangun kepercayaan pembeli dan secara internal mengontrol langsung karyawannya



http://www.kompas.com

9/29/2009

Menentukan Jenis Usaha Yang Layak




Berikut ini kiat untuk menentukan jenis usaha:

  1. Mulai dari yang anda sukai
    anda bisa mulai mencoba membuka usaha yang sesuai dengan hobi atau kesukaan anda. Karena kalau sudah suka, anda tidak akan cepat bosan dan mudah menyerah menjalankannya walaupun mungkin di masa-masa awal akan ada banyak tantangan cth
    rental car bali.
  2. Mulai dari yang anda kuasai
    atau bisa mencoba dengan membuka usaha yang memang sudah anda kuasai bidangnya cthnya usaha
    service notebook. Waluapun belum berpengalaman berwirausaha, tapi saya yakin anda memiliki keahlian yang bisa dimanfaatkan. Misalnya saja dengan keahlian anda dalam pembukuan (akuntansi), anda bisa mulai usaha jasa pembuatan laporan keuangan untuk usaha kecil.
  3. Telusuri kemana uang anda pergi
    cara lain yang bisa anda lakukan adalah dengan menelusuri kemana uang anda pergi selama ini. Tujuan membuka usaha ini adalah untuk menambah penghasilan bukan, maka anda perlu melihat bagaimana caranya uang berputar. Berpindah tangan dari konsumen ke penjual, agen, produsen dan seterusnya. Coba lihat bahwa anda selama ini mengeluarkan uang untuk membeli buku, foto kopi, makan, kos, transport dan sebagainya. Teliti satu persatu arus uang yang sudah anda keluarkan pada sopir angkot, pengusaha makanan, toko buku,
    shaolin kungfu dan sebagainya. Mungkin ada salah satu celah dimana anda bisa menikmati keuntungan dari arus uang tadi.

http://www.perencanakeuangan.com

Tips Memilih Usaha Bersama Keluarga




Tetapkan tujuan Usaha Financial anda terlebih dahulu
Dalam mencapai kesuksesan di bidang apapun, menetapkan tujuan menjadi langkah pertama yang harus anda lakukan. Tetapkanlah tujuan financial anda terlebih dahulu. Tujuan financial maksudnya adalah hasil kekayaan seperti apa yang ingin anda capai dalam hidup anda. Tujuan financial hendaknya anda tulis, jangan hanya ada di angan-angan. Menulis tujuan financial akan lebih memudahkan anda mengingat setiap saat. Dan jika anda bisa mengingat setiap saat tujuan financial anda, maka semangat dan tindakan anda akan lebih mengarah ke tujuan tadi.

Pilih bisnis yang sesuai dengan tujuan financial
Nah, sekarang langkah kedua. Setelah anda menetapkan tujuan financial, anda bisa memilih bisnis yang sesuai dengan tujuan financial tadi cth usaha sepatu lukis. Saat anda saat ini mengetahui ada 10 tawaran peluang usaha, anda bisa menetapkan mana usaha yang sesuai dengan tujuan financial tersebut.


Jika sebuah usaha tidak bisa membantu kita mencapai tujuan financial, kenapa harus dilakukan ? Sifat serakah manusia kadang menjadikannya selalu menerima tawaran peluang usaha yang datang. Sehingga kadang ia melupakan hakikat tujuan financial yang sudah ia tetapkan. Bisnis yang tidak bisa membantu anda mencapai tujuan financial anda, hanya akan menghabiskan waktu, energi dan pasti uang anda. Karena itu, katakan tidak pada bisnis yang tidak sesuai dengan tujuan financial anda


Pilih bisnis yang anda semangat melakukannya
Saat ada telah memilih bisnis atau usaha yang sesuai dengan tujuan financial, pertanyaannya adalah, apakah anda semangat menjalankan bisnis tersebut ? Bisnis yang bisa mendatangkan profit melimpah cth jasa ekspedisi, tapi anda tidak semangat melakukannya, biasanya bisnis tersebut tidak bisa bertahan lama. Kesuksesan hanya bertahan pada mereka yang memiliki semangat untuk menjalankannya.


Bagaimana cara membangkitkan semangat bekerja pada bisnis yang tidak kita sukai, tapi bisnis tersebut menghasilkan profit besar ? Cara yang biasa saya lakukan adalah mengaitkan bisnis tersebut dengan cita-cita mulia saya. Saya meyakinkan diri saya bahwa saya harus menyukai bisnis ini dan bersemangat menjalankannya, karena profit dari bisnis ini besar dan bisa mendukung cita-cita mulia saya. Cita-cita mulia misalnya : membantu fakir miskin, anak yatim, menciptaka lapangan kerja, dll. Dengan begitu, saya menjadi bersemangat.


Segera lakukan, jangan menunggu
Anda telah memiliki tujuan financial, sudah memilih bisnis yang sesuai dengan tujuan tersebut, dan anda semangat menjalankannya. Langkah terakhir lakukan saja. Segera mulai bisnis anda. Cara cara agar anda mudah memulainya. Belajar dari mereka yang sudah sukses. Cari referensi-referensi dari berbagai sumber yang mempercepat kesuksesan anda.


Jangan menunda untuk memulai usaha yang anda idamkan cth usaha yang menjadi idaman laser auto level. Tidak perlu menunggu semua persiapan sempurna. Karena kesempurnaan tidak akan pernah datang. Segera lakukan saja, dan terus belajar. Kesuksesan tidak akan pernah datang tanpa anda memulainya.


Itulah 4 cara untuk memilih bisnis yang sesuai dengan tujuan hidup anda. Dengan pedoman di atas, kini kebingungan dalam memililih bisnis bisa anda hilangkan

http://alarief.com

9/17/2009

Tips Mengajukan Pinjaman Bank

Ingin mengembangkan usaha? Anda pasti butuh modal. Ada banyak sumber Pinjaman Danayang bisa Anda dapatkan. Seperti dari teman dekat, orangtua, koperasi, atau bank.

Tapi yang perlu dingat, pasti ada persyaratan yang selalu menyertainya. Nah, jika ingin meminjam modal dari bank, inilah tips dari Kepala Bagian Pengembangan Usaha Kecil Bank Negara Indonesia Ayu Sari Wulandari.

Dia mengatakan, perbankan akan menilai sesuai dengan prinsip 5 C, yakni character (karakter), capital (modal), collateral (jaminan), capacity (kapasitas usaha), dan condition (kondisi usaha).

Untuk karakter, hal-hal yang dilihat meliputi komitmen usaha yang dibangun, rekaman usaha seperti pemasok, pelanggan, dan sejarah perbankan. Bank akan melihat apakah usaha Digital Printing Offset Anda pernah memiliki sejarah pinjaman yang bermasalah atau tidak.

Dari sisi permodalan, bank melihat modal yang dibutuhkan untuk usaha. Ayu mengatakan, bank tidak bisa 100 persen memberikan pembiayaan ke usaha yang mengajukan permodalan. "Harus ada self financing (modal dari diri sendiri), apakah itu berasal dari modal disetor atau laba yang terakumulasi menjadi modal," kata Ayu.

Modal ini antara lain dilihat dari komposisi kepemilikannya itu siapa saja, siapa uang dominan, dan siapa pengurus modal tersebut. Ini penting, karena dengan mengetahui siapa yang mengendalikan modal ini, bank akan tahu bagaimana keberlangsungan bisnis yang dijalankan pada masa depan.

Terhadap pinjaman modal ini, Ayu juga mengatakan, kapasitas usaha yang diajukan juga menjadi faktor pendukung. Bank antara lain akan melihat hasil penjualan, struktur biaya, arus kas, perputaran tagihan dan biaya terhadap pendapatan.

"Bank meminjamkan modal, dengan arti bank tersebut umumnya juga menginginkan keberlanjutan pengembalian modal itu," katanya. Dalam penyusunan proposal, kapasitas usaha yang diajukan ini statusnya sangat penting.

Untuk kondisi usaha (Penerjemah Bahasa) biasanya yang dilihat adalah perizinan. "Usaha mikro biasanya, izin ini bisa dari kelurahan atau camat," katanya.

Untuk jaminan apa yang bisa dijadikan jaminkan, Ayu mengatakan, ada dua jenis jaminan yang bisa dijadikan jaminan, yakni yang berwujud seperti peralatan, mesin, kendaraan, bangunan, atau tanah.

Sedangkan untuk jaminan yang tidak berwujud yakni seperti garansi personal atau perusahaan seperti jaminan yang diberikan asuransi kredit.

vivanews.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

9/16/2009

Dunia Usaha Bisnis




Memulai sebuah usaha, entah itu besar atau kecil memang gampang-gampang susah. Apalagi bagi kita yang belum pernah atau belum berpengalaman dalam bisnis. Sehingga tidak jarang ada yang tidak jadi memulai usaha gara-gara terlalu banyak berpikir ini itu. Namun arifin nova memberikan tips dalam blognya, yang ia beri judul 10 cara mudah mulai usaha.

1. Hobi, adalah cara paling mudah, enjoy dan anda lebih paham dengan bidang yang ditekuni. Contoh: bisnis bunga, bengkel,
pecinta kendaraan dan catering.

2. Terdesak kebutuhan, seperti phk, menganggur, bisnis lesu atau orang tua meninggal, sehingga terpaksa jualan pakaian, kue, koran, dll. Ini adalah cara yang sulit, tetapi dengan kerja keras, sukses adalah mungkin.

3. Diajak teman, keluarga atau kolega untuk ikut mlm. Dengan modal relatif kecil dan sistem network yang baik, anda berpeluang untuk sukses.

4. Inspirasi dari koran, tv, internet, obrolan teman kantor, ****i-rumpi tetangga atau lagi jalan-jalan sore. Begitu anda melihat “wow”, langsung anda sulit tidur untuk segera mewujudkan mimpi bisnis anda.

5. Melanjutkan
kegiatan usaha keluarga, sehingga pada akhirnya dengan “tangan dingin” anda bisnis jadi lebih berkembang.

6. Mengisi waktu luang, seperti pensiunan, penulis, dll, lalu membuka toko kelontong, counter voucher hp, refil aqua, dan usaha konsultan.

7. Lihat peluang di tempat kerja, usaha teman, masalah yang berbau bisnis di sekitar rumah anda, seperti usaha laundry, rental ps, cleaning service,
klinik kecantikan dll.

8. Memanfaatkan ilmu dan skill anda, seperti usaha penerjemahan, konsultan properti,toko/service komputer dan bimbingan belajar.

9. Ikut coaching, diklat, training, dan lokakarya, seperti sablon, elektronika dan salon.

10. Tiru bisnis di tempat kerja, lalu buka usaha serupa.

Dukung kampanye stop dreaming start action



http://www.meryanti.com

9/10/2009

Investasi Untuk Masa Depan

Memiliki Kebiasaan menabung sudah jelas sangat berguna untuk masa depan kita. Menabung adalah menyimpan sejumlah uang agar dapat digunakan di kemudian hari jika diperlukan. Semakin banyak duit yang ditabung maka semakin baik. Ada pepatah yang mengatakan "hemat pangkal kaya", ini maksudnya apabila kita rajin menyimpan banyak uang dan hidup sederhana tidak berlebihan maka pada akhirnya kita akan dapat menikmati hasil yang membahagiakan.

Jangan lupa bahwa menabung ada batasnya. Bayarlah kewajiban pajak dan zakat anda sebelum menabung serta mengamalkan sebagian uang kita untuk ibadah agar lebih bahagia di kehidupan selanjutnya kelak.

Berikut ini adalah beberapa tips menabung uang yang mungkin berguna bagi anda :

1. Menabung di Bank Yang Terpercaya

Menabunglah di bank agar uang yang kita simpan aman selalu dari para penjahat. Menabung di bank mungkin akan memberikan kita keuntungan bunga bank atau bagi hasil usaha karena uang yang kita setorkan digunakan pihak bank untuk investasi atau Perusahaan Investasi.

2. Simpan Uang Receh Anda Yang Tidak Terpakai

Ketika punya banyak uang receh sebaiknya sebagian anda simpan di suatu tempat yang aman dari tangan-tangan jahil termasuk tangan jahil anda sendiri. Ketika jumlahnya sudah banyak anda bisa memasukkannya ke rekening bank atau tetap anda simpan. Lupakan uang receh itu seolah-olah mereka tidak ada atau mereka hanyalah benda tak berguna agar anda tidak tertaris untuk membelanjakannya.

3. Jangan Menabung Uang Terlalu Banyak ---> Investasi

Batasilah menabung uang dalam bentuk cash dalam tabungan biasa atau deposito agar uang yang anda miliki idak terus berkurang nilainya dimakan waktu dan inflasi walaupun secara nilai uang anda terus bertambah dari waktu ke waktu .

Jalan keluar yang baik adalah berinvestasi pada sesuatu yang dapat menguntungkan banyak orang lain seperti membuka suatu usaha yang banyak memberi kesempatan kerja bagi orang lain. Daripada kita melakukan investasi pada properti, bermain forex / valas, deposito, saham, dsb lebih baik kita membuka Usaha Bisnis yang anda kuasai dan yakin akan memberi keuntungan besar.

4. Hilangkan Emosi Sesaat, Gaya Hidup Boros Dan Gengsi Anda

Kartu kredit adalah salah sumber potensi bencana yang sangat besar. Dengan kartu kredit anda bisa seenaknya melakukan pengeluaran yang tidak perlu dan anda tersadar dengan lilitan hutang yang mencekik urat leher di mana semua telah berakhir dan penyesalan datang selalu di akhir. Para debt collector / penagih hutang pun akan dengan senang hati meneror hidup anda dan keluarga bahkan teman, tetangga, teman kantor, bos, dsb. Sebaiknya gunakan kartu debit / kartu atm namun tetap dengan bijaksana.

5. Lakukan Perencanaan Hidup Yang Matang

Buatlah tahapan-tahapan Manajemen Bisnis dalam hidup anda secara mendetail serta nilai uang yang dibutuhkan untuk menggapainya seperti untuk sekolah, kuliah, mencari pekerjaan, menikah, membeli kendaraan, berobat, biaya sekolah anak, biaya makan, rekreasi, membuka usaha dan lain sebagainya. Dengan begitu anda akan semakin bijak dalam melakukan pengeluaran setelah tahu seberapa besar dana yang anda butuhkan kelak

organisasi.org

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang

9/09/2009

Lindungi Usaha Dari Ancaman Luar



Mungkin jika anda berniat untuk mengamankan usaha atau bisnis anda cth usaha laundry, ada baiknya mengikuti perlindungan atau asuransi tersebut, tetapi jika belum berkeinginan membeli asuransi maka ada beberapa tips untuk mengantisipasi kejadian bencana. Berikut ini beberapa tips:
  1. Mengenal lokasi tempat kita bekerja dan tempat kita tinggal, pengenalan lokasi ditempat kerja, bisa diartikan mengetahui jalan-jalan untuk pengamanan diri, seperti pintu darurat, tempat yang aman, jalan keluar masuk, dll.
  2. Mengetahui tempat evakuasi terdekat dan selalu mengingat nomor telepon penting yang mudah dihubungi.
  3. Meletakan barang-barang (misalanya sprei bed cover) yang riskan terhadap goncangan pada tempat tertentu, sehingga tidak membahayakan kita saat terjadi goncangan gempa kecil maupun besar.
  4. Menyiapkan survival kit/ keperluan darurat, bisa terdiri dari obat-obatan, pisau kecil, dll ditempat yang mudah terjangkau bila harus mengungsi.
  5. Mengelompokan barang berharga (meskipun sebaiknya barang berharga dititipkan ditempat yang aman, misal bank dsb) ditempat yang aman dan terlindungi seperti brankas.
  6. Selalu menambah wawasan dengan mengikuti kabar dan berita.
  7. Dan terakhir memiliki asuransi butik fashion, baik itu rumah, kendaraan dan tentunya jiwa anda sendiri.

Dukung kampanye stop dreaming start action


http://idebisnisusaha.com