Tampilkan postingan dengan label bisnis waralaba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnis waralaba. Tampilkan semua postingan

5/17/2010

Tips Memilih Bisnis Sampingan


Lalu bagaimana cara mencari peluang bisnis sampingan yang tepat? Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda tempuh:

1. Membaca buku. Ada banyak buku tentang usaha sampingan yang dapat memberikan ide untuk Anda. Tidak hanya ide, buku-buku tersebut juga memaparkan secara cukup rinci tentang modal yang diperlukan dan apa saja yang harus dilakukan untuk merintis suatu bisnis. Dengan membaca buku-buku tersebut Anda dapat memperoleh gambaran tentang berbagai peluang yang ada sehingga Anda dapat menemukan peluang yang paling sesuai untuk Anda.

2. Membaca majalah dan koran. Selain buku, majalah dan koran juga dapat menjadi sumber informasi. Majalah dan koran yang khusus membahas tentang bisnis tentunya akan memberikan Anda lebih banyak informasi daripada majalah dan koran yang bersifat umum.

3. Referensi teman dan keluarga. Banyak orang yang menemukan peluang yang bagus dengan cara ini. Mengapa? Sebab teman dan keluarga Anda adalah orang-orang yang dekat dengan Anda sehingga nasihat mereka dapat Anda percayai. Mereka tentunya juga tidak akan memberikan nasihat yang buruk. Di samping itu, Anda dapat bertanya langsung akan pengalaman bisnis mereka sehingga Anda dapat memperoleh pelajaran yang berharga dan tidak perlu mengulang kesalahan yang mungkin pernah mereka buat. Hal ini tidak dapat Anda lakukan dengan buku, majalah ataupun koran yang bersifat satu arah.

4. Mengamati kebutuhan orang-orang di sekitar Anda. Apakah ada suatu kebutuhan di lingkungan Anda yang belum terjawab dengan baik? Bila jawabannya ya maka itu adalah peluang usaha yang potensial untuk Anda. Tentunya Anda harus melihat lagi apakah Anda memiliki kemampuan untuk memberikan solusi yang dibutuhkan, tapi setidaknya Anda memiliki gambaran tentang apa yang dibutuhkan orang-orang. Anda juga dapat melihat pengalaman Anda sendiri. Apakah ada sesuatu yang menurut Anda sulit dilakukan atau merepotkan? Bukan tidak mungkin hal itu bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Setelah menemukan peluang bisnis sampingan yang tepat, carilah informasi secukupnya dan mulailah melangkah. Dengan ketekunan Anda akan berhasil mencapai impian Anda.

peluangbisnissampingan.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Jasa Iklan & Iklan Baris

3/10/2010

Bisnis Waralaba Es Teh Saring yang Menjanjikan



HAMPIR semua orang merasakan dampak krisis finansial global, bahkan ancaman PHK sudah membayangi sejumlah pekerja. Untuk mengantisipasi kemungkinan buruk mereka. Untuk menepis kekhawatiran itu, tidak ada salahnya jika Anda mencoba usaha melalui semacam waralaba dengan modal kecil.

Salah satu usaha waralaba atau Franchise Teh dengan modal ringan yang ditawarkan PT Sari Wangi A.E.A adalah DMD, yakni produk minuman yang sangat populer, es teh saring. Modal awal cuma sekitar Rp 11 juta, tapi untungnya bisa sampai sekitar Rp 3 juta per bulan.

DMD diluncurkan sejak Agustus 2008 pada acara Jakarta Fair di arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran. Saat diluncurkan, langsung terseleksi 15 mitra. Tapi, kini jumlah mitra DMD sudah mencapai 172 yang tersebar di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. ”Booth DMD ada di pasar tradisional, mal, terminal, stasiun, sampai pool bus. Kami masih pada tahap sebagai bisnis kesempatan, belum sampai tahapan waralaba,” kata Asisten Manajer Pengembangan Bisnis PT Sari Wangi A.E.A Bidho Travolta Khiunniko di kantornya di Jalan Palmerah Barat, Jakarta Selatan.

Untuk menjadi mitra DMD cukup menyediakan modal awal Rp 5,5 juta untuk satu unit paket DMD. Akan tetapi, ditambah lagi untuk pengeluaran bahan baku yang diasumsikan sekitar Rp 6 juta.

Langkah awal menjadi mitra Franchise Teh adalah mengajukan kerja sama secara lisan dan membayar uang muka Rp 500.000 per unit DMD. Pemohon mengajukan rencana lokasi DMD dan akan disurvei oleh calon mitra dan tim dari DMD. Pertimbangan lokasi disetujui atau tidak berdasarkan hasil survei atas kelayakanan lokasi. ”Misalnya lokasi harus ramai, mudah dilihat, dan mudah dijangkau, serta ada hal yang sifatnya teknis,” kata Bidho.

Jika tidak disetujui, pemohon bisa mencari alternatif lokasi. Jika disetujui, maka tinggal dilakukan pelunasan pembayaran dan surat perjanjian. Setelah itu dilakukan pelatihan dan standard operating procedure (SOP), pengiriman, dan penataan booth. ”Hanya dibutuhkan waktu sepuluh hari (sejak mengajukan permohonan) sudah bisa langsung beroperasi,” kata Adi Adnyana dari unit bisnis PT Sari Wangi A.E.A.

Menurut Bidho, kunci DMD adalah rasa, mutu, dan harga. Satu gelas es teh dihargai Rp 2.500 dan satu gelas es teh jeruk Rp 3.000. ”Namun, jika lokasi booth sewanya tinggi, harganya bisa lebih mahal sedikit dan kami bisa membantu menghitung harga yang pas,” ujarnya.

Soal rasa dan mutu, sebenarnya ada dua hal yang berkaitan. Misalnya, DMD mewajibkan mitra menggunakan es cube, tidak boleh menggunakan es balok. Untuk pemanis hanya boleh menggunakan gula pasir. Gula batu dan biang gula dilarang keras digunakan pada es teh. Air untuk menyeduh teh saring disarankan menggunakan air mineral. Kekentalan teh juga harus proporsional dan tidak boleh dicampur gula merah untuk membuat warna teh lebih merah.

”Untuk menjaga semua itu, kami punya tim semacam mysteri guest yang akan mengecek semuanya tanpa diketahui mitra. Mereka adalah kumpulan para tester,” kata Adi Adyana.

bisniskeuangan.kompas.com

12/22/2009

Cerdas Membangun Bisnis



Memiliki bisnis sendiri tentulah sangat menyenangkan. Apalagi jika bisnis tersebut mendatangkan keuntungan besar. Bagaimana cara merealisasikannya?

Membangun kerajaan bisnis yang menguntungkan bukanlah hal gampang. Bagi anda yang tinggal meneruskan usaha yang dirintis oleh keluarga, bersyukurlah karena anda tak perlu lagi mencari celahnya.
Nah, bagi anda yang memulainya dari nol, pastilah butuh kerja keras plus kejelian melihat peluang. Banyak hal yang harus dipersiapkan, direncanakan, dan dilaksanakan dengan ketekunan. Ingin tahu tips sukses membangun bisnis, simak tips berikut ini:
Riset pasar
Sekecil apa pun usaha yang hendak dibangun, langkah ini tetap harus dilakukan. Pasalnya, riset merupakan landasan utama dalam membangun bisnis. Pelajari kebiasaan masyarakat di mana anda akan membuka usaha. Apakah usaha yang akan dibangun memiliki pasar yang prospektif. Tentukan mana yang akan jadi sasaran utama, anda atau konsumen anda jadi lebih kecil. Jangan tergiur melihat tren bisnis dan latah begitu saja mengikutinya. Apalagi bila anda sudah menjadi yang ketiga, keempat, atau kelima, anda pun akan susah mendapatkan pasar. Kecuali bila anda memiliki nilai plus dibanding kompetitor.
Modal yang memadai
Membuka usaha identik dengan dana tunai dan dana usaha yang besar. Memang ada benarnya. Inilah yang membuat orang berpikir dua kali saat hendak membuka usaha dan dibenturkan pada kebutuhan modal yang besar. Sementara mereka belum yakin apakah usahanya akan sukses seperti dalam perkiraan. Jangan buru-buru nyerah ketika terbentur soal modal. Saat ini ada beberapa jenis pilihan pinjaman dana yang tersedia untuk mendapatkan modal usaha. Ada dapat memilih ikut program pemerintah dalam membangun usaha kecil.Anda bisa mulai mengajukan pinjaman dana pada bank yang menangani usaha kecil dan mendapatkan pinjaman berjumlah kecil. Atau anda bisa mengambil pinjaman pribadi di bank. Pilihan lain adalah mencari rekanan yang mau berinvestasi untuk memulai usaha bersama.

Partner yang tepat
Membangun usaha butuh dukungan dari berbagai pihak cth pihak pinjaman dana tunai dan pinjaman dana usaha. Mulai penyuplai barang, pemasaran, hingga konsultan. Nah, untuk urusan ini anda harus benar-benar selektif memilihnya. Pilihlah partner kerja yang benar-benar bisa mendukung anda.
Beberapa pengalaman manajemen juga lebih disukai. Jika anda ingin rekan kerja yang memenuhi latar belakang financial, mereka perlu memiliki kredit yang bagus atau kemampuan untuk menawarkan dukungan financial.
Ciptakan image yang kuat
Untuk menyiasati sengitnya persaingan bisnis, sebelum memulai berbisnis anda harus memikirkan bagaimana untuk menjadi beda dan tak terlupakan. Ini berkaitan dengan brand image yang akan anda sebarkan kepada konsumen. Mungkin anda bisa memulainya dengan desain tempat usaha yang unik dan eye cathing. Pada masa awal buatlah program-program penjualan yang menarik. Sabar pada awal usaha pinjaman dana tunai dan pinjaman dana usaha , jauhkan keinginan untuk mendapatkan laba besar. Lebih baik sebagian keuntungan diberikan untuk memberikan servis tambahan kepada konsumen


Http://lifestyle.okezone.com

Pameran Bisnis Waralaba Ramai Pengunjung


Krisis perekonomian global ternyata tidak terlalu berimbas pada penyelenggaraan International Franchise License Business Concept Exhibition and Conference.

Acara Pameran Bisnis yang digelar di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta, sejak Jumat 19 Juni 2009 dan akan berakhir Minggu 21 Juni 2009 itu selalu padat dikunjungi masyarakat.

Berdasarkan pantauan VIVAnews, pada hari kedua penyelenggaraan IFRA, jumlah pengunjung cukup banyak. Selain karena akhir pekan, liburan sekolah juga sudah dimulai.

Para pengunjung terlihat begitu antusias mendatangi stan-stan produk waralaba di paemran bisnis yang terdiri atas makanan, swalayan, minuman hingga lembaga-lembaga pendidikan.

Kendati terbilang ramai pada hari kedua penyelenggaraan acara pameran bisnis ini, namun menurut seorang penjaga stan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), Joy, jumlah pengunjung tahun ini tidak seramai tahun lalu.

"Mungkin karena bersamaan dengan penyelenggaraan Pekan Raya Jakarta (PRJ) sehingga penyerapannya lebih ke sana," ujar dia.

Berdasarkan data Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), bisnis waralaba di Indonesia baik asing maupun lokal dari 2005 hingga Juni 2009 terus bertumbuh.

Sedangkan jumlah peserta Pameran Bisnis mencapai 175 dari dalam dan luar negeri seperti Singapura, Malaysia, dan Australia. Jumlah tersebut naik 14,4 persen dari 153 peserta tahun lalu

http://bisnis.vivanews.com/

12/08/2009

Kiat Melebarkan Jaringan Bisnis




Koneksi merupakan unsur penting dalam karir dan perluasan bisnis cth bisnis jaket motor. Tidak semua orang mudah mendapatkan jaringan. Sebenarnya kunci dari koneksi atau networking adalah mengambil inisiatif.
Tentu saja juga dibutuhkan ketrampilan bercakap-cakap dalam masalah satu ini.
1. Tetap bergaul dengan orang-orang yang Anda sukai dan hargai bahkan jika mereka tidak dapat membantu Anda dalam waktu dekat. Anda pasti juga tak mau menghubungi seseorang hanya pada saat sedang putus asa kan?
2. Bicaralah pada orang-orang yang Anda jumpai ke manapun Anda pergi. Di pesta teman, acara pernikahan, saat naik pesawat, di supermarket, acara olah raga, festival atau apapun yang Anda hadiri bisa jadi saat potensial bertemu kolega jaket motor.
3. Belajar lah mengatakan, 'Halo' di perjumpaan pertama dengan tulus dan penuh rasa tertarik.
4. Jadi lah pendengar yang baik. Tanyakan pertanyaan dan lalu tunggu sampai mendapat jawaban.
5. Praktekkan ketrampilan Anda sendiri dalam bergaul. Belajar lah mana cara terbaik yang dapat berhasil dalam prakteknya.
6. Terus update brosur, kartu bisnis atau informasi apapun tentang diri Anda. Jangan sungkan-sungkan memberikan kartu nama pada orang yang Anda jumpai.
7. Ikuti kursus dengan kelas yang dapat memperbaiki ketrampilan Anda berbicara di tempat umum, bahasa tubuh atau ketrampilan menulis.
8. Ikut lah dengan klub jaringan sosial dan asosiasi sesuai dengan bisnis atau karir yang Anda tekuni




http://www.kapanlagi.com

11/18/2009

Tips Sukses Dalam Bisnis Di Jakarta


Setiap pengusaha pasti menginginkan bisnisnya sukses tanpa ada hambatan, pruduknya laku dan terkenal oleh semua orang, berikut tips sukses untuk berbisnis dalam usaha ph production :


1. Kerja keras dan keberanian
merupakan prinsip dasar yang harus dimiliki karena dengan prinsip
inilah pengusaha tidak ada kata lelah dan menyerah, apabila produk yang dia pasarkan belum laku dipasaran mereka mencari cara lain tanpa ada kata menyerah.


2. Jeli melihat pasar
agar produksi kita dilirik dan dikenal pembeli sebaiknya pengusaha menghadirkan atau membuat produk baru yang belum ada dipasaran, kita harus jeli melihat kebutuhan pembeli, misalnya usaha ph production.


3. Optimis
setiap pengusaha ph production harus mempunyai jiwa optimis, pengusaha harus yakin dan percaya bahwa produknya laku dan dikenal pembeli, sehingga dapat memberi semangat untuk perkembangan bisnisnya.


4. Promosi
agar produk yang kita pasarkan dikenal oleh pembeli kita harus melakukan banyak promosi, banyak cara promosi ph production yang dapat kita lakukan melalui surat kabar, majalah, brosur-brosur, poster, spanduk, radio, televisi, internet dan lain-lain.


5. Rajinlah berdoa
setelah kita kerja keras, menciptakan produk ph production, optimis dan promosi, bukan itu saja kita harus rajin berdoa, keberuntungan sangat penting agar sebuah usaha sukses.


salam sukses.

Http://iwanepianto.com

11/16/2009

Merintis Bisnis Franchise atau Waralaba Teh



Bila kita perhatikan, saat ini bisnis es teh atau Franchise Teh tampaknya laris manis. Kita dengan sangat mudah bisa menemui penjual teh segar seperti di mal, supermarket, pasar tradisional, maupun kantin sekolah.

Dalam kenyataannya, bisnis franchise teh ini memang sangat menjanjikan, karena modal yang dibutuhkan tidak terlalu banyak serta pasar yang terbuka luas. Bayangkan, rasanya tidak ada yang tidak bisa menikmati teh atau es teh. Banyak yang memilih membeli waralaba atau franchise teh dengan pabrikan teh yang bermerek terkenal.

Dengan membeli waralaba franchise teh, kita menginvestasikan beberapa juta kemudian kita akan mendapat peralatan lengkap, termasuk gerobak yang diberi sentuhan modern. Bahan baku tetap terjamin keberlangsungannya.

Paket usaha franchise teh ini relatif murah karena sebenarnya pemilik merek mendapat keuntungan jangka panjang dari konsumen yang mencoba tehnya dan menjadi konsumen yang loyal dengan menyediakan teh jenis yang sama di rumahnya.

Jadi, dengan kata lain sebenarnya mereka ingin berpromosi dengan cara yang murah dan menguntungkan. Meski sama-sama menjual teh siap saji dalam kemasan gelas yang berisi 340 ml, antara satu merek dan lainnya tetap memiliki perbedaan. Keunikan itu bisa dari soal rasa seperti memiliki aroma teh murni, vanila, melati, lemon sampai ke bentuk dan bahan gelasnya. Umumnya harga jualnya dari Rp 2.500,00 sampai dengan Rp 4.000,00 per gelas, tergantung aroma dan jenis rasanya. Biasanya untuk satu gerobak bisa kembali modalnya dalam satu bulan dengan rata-rata penjualan 150 gelas per hari

Tag line "Teh Siap Saji tanpa Bahan Pengawet" tampaknya menjadi kekuatan pemacu penjualan teh kemasan franchise teh yang diracik di tempat, atau istilah kerennya adalah fresh brew. Minuman teh ini dikemas dalam gelas plastik, umumnya hanya bertahan selama 12 jam sehingga minuman yang tidak terjual harus dibuang karena akan menjadi basi. Kandungan tehnya yang lebih banyak 50% daripada minuman teh botol atau teh kotak juga menjadi pertimbangan konsumen dalam negeri yang terbiasa minum teh.

Model kemasan yang lebih praktis memungkinkan konsumen tak harus mengonsumsi di tempat, karena tidak perlu mengembalikan botol setelah isinya diminum. Mengonsumsi sembari berjalan pun bisa.

Bisnis franchise teh memang sangat menjanjikan karena keuntungannya bisa mencapai 100% untuk penjualan setiap gelasnya. Teh per gelas dijual Rp 2.500,00, padahal modal untuk meracik teh Rp 1.200,00 dengan perincian untuk membeli gelas Rp 600,00, sisanya untuk pengadaan gula, teh, es, dan sedotan. Untuk pedagangnya, pemilik gerobak biasanya mempekerjakan dua orang yang bergantian menjaga untuk melakukan penjualan mulai pukul 10.00 hingga pukul 20.00, sesuai dengan jadwal beroperasi pusat belanja.

Bisnis relatif ringan dan mudah karena kebutuhan modal relatif kecil, yakni berkisar Rp 5 juta. Teknik penyajiannya juga mudah. Tinggal diseduh dan disaring serta hasilnya dimasukkan dalam satu wadah. Ketika konsumen membeli, teh tinggal ditambahkan dengan es. Namun, tantangan terberat dalam bisnis ini adalah mendapatkan lokasi yang tepat untuk berdagang. Kita harus jeli melihat celah tempat berdagang yang paling strategis.

Bila saat ini banyak yang berdagang di pusat perbelanjaan, sebenarnya kita tidak harus membuka di sana. Terpenting adalah kita mendapatkan tempat di mana banyak orang lalu-lalang dan bersedia meluangkan waktu sebentar untuk membeli minuman es teh. Bila ingin lebih memiliki keleluasaan dalam menekan modal maupun menambah keuntungan, kita bisa meracik teh sendiri dan memberikan merek sendiri. Dalam hal ini diperlukan penelitian yang kuat dengan mencoba sendiri berbagai macam ramuan jenis teh sampai kita mendapatkan rasa yang diyakini dapat memuaskan sebagian besar calon pelanggan kita.

pikiran-rakyat.com

11/10/2009

Tips Jitu Memulai Waralaba


1. Melayani kebutuhan. Orang selalu membuka usaha berdasarkan kebutuhan riil konsumen. Tipsnya adalah kenali kebutuhan konsumen di sekitar anda lewat banyak bertanya dan nguping, lalu jajaki apakah anda bisa memenuhi kebutuhan tersebut dengan harga bersaing. Misalnya, jika kantor anda membutuhkan katering, awalilah dengan membuka bisnis katering dsb.

2. Menjual eceran. Ini cara tradisional untuk membuka usaha dagang atau pertokoan. Anda bisa mendatangi pasar grosir, pabrik, mencari barang-barang bagus dan murah lalu membawanya ke lokasi yang ramai dikunjungi orang dan menjualnya secara eceran dengan selisih harga tertentu. Misalnya adalah pasar glodok untuk elektronik murah, pasar senen dan pasar tanah abang untuk produk garmen, juga pasar beringharjo (jogja) dan pasar klewer (solo). Barang baru (impor), barang sisa ekpor, barang cuci gudang atau barang second, biasanya cukup menarik untuk diecerkan. Tipsnya adalah tidak cepat bosan, tepat janji dan bertanggung jawab.

3. Menjual penemuan. Penemuan baru apalagi unik, sangat berpeluang menumbuhkan segmen pasar baru. Misalnya seorang programmer pabrik mampu menciptakan sebuah program aplikasi tertentu, jangan ragu untuk mematenkan dan menjual pabriknya. Tipsnya adalah kreatif dan tidak mudah patah semangat.

4. Duplikasi usaha. Bagi anda yang merasa diri anda kurang kreatif dan inovati, tak perlu patah arang. Ide bisnis jual bangunan pabrik dan jual pabrik murah tidak harus otentik dari anda. Cukup mengamati usaha-usaha yang sedang trend, lalu membaca peluangnya ke depan, mengukur potensi dan kemudian berani ambil risiko bersaing. Anda tinggal membuka usaha yang sama dengan sedikit sentuhan yang berbeda. Misalnya di depan kampus a ada beberapa bisnis fotokopi yang laris. Tidak ada salahnya anda juga “mem-fotokopi” bisnis jual pabrik tersebut, dengan memberikan nilai plus misalnya pada kecepatan, kebersihan, kenyamanan ataupun bonus. Tipsnya adalah berani mengambil risiko, kreatif dan inovatif.

5. Bisnis pelatihan. Bisnis pelatihan jual bangunan pabrik dan jual pabrik murah dapat berupa pelatihan alat musik, seni tari, aerobik, tae kwon do, dsb. Akan lebih mudah apabila anda merupakan bagian dari bidang pelatihan tersebut, namun apabila tidak, anda pun bisa memanfaatkan orang-orang yang ahli tersebut untuk anda kelola guna memberikan pelatihan. Tipsnya adalah buka jaringan pergaulan dan kedekatan personal dengan orang-orang yang memiliki keahlian-keahlian khusus tersebut serta memiliki skill yang baik dalam mengelola orang.

Http://tipsanda.com

Tips Memilih Waralaba Yang Baik



Jakarta - bagi anda yang ingin berusaha namun tidak mempunyai modal yang terlalu besar bisnis waralaba bisa jadi merupakan jawabannya.
Tentunya tidak sembarang waralaba yang bisa anda pilih. Menurut ketua asosiasi franchise indonesia (afi) anang sukandar, ada kiat-kiat tertentu dalam memilih usaha waralaba yang baik.
Bisnis waralaba yang baik adalah usaha yang dibutuhkan sehari-hari yaitu makan, minuman, pendidikan, salon, bengkel, bidang ritel,
tea franchise.
Selain itu, anang mengatakan ada beberapa daerah yang berpotensi mengembangkan produknya untuk waralaba seperti di jawa tengah dan jogja makanan dan batik, bali dengan produk kerajinan kayu dan pakaian.
Anang juga mengingatkan agar para pemodal
franchise tea sebaiknya berhati-hati dalam menentukan mengambil peluang usaha melalui waralaba seperti franchise teh. Mengingat sekarang ini sering terjadi kerancuan antara waralaba (franchise) dengan business opportunity (bo).
Konsep waralaba
franchise teh yang secara legal dan dalam pp no 42 tahun 2007 dijabarkan bahwa waralaba teh harus terbukti benar-benar menguntungkan, selain itu proses aplikasi bisnisnya mudah diterapkan dan diajarkan kepada pengambil pewaralaba dan lain-lain.
"franchise itu sudah pasti business opportunity (bo), tetapi bo belum tentu franchise," kata anang di acara seminar franchise di jcc, jakarta, sabtu (21/6/2008).
Ia juga mencatat ada dua hal yang penting dalam menentukan waralaba diantaranya masalah keteraturan zona wilayah persebaran unit waralaba di setiap daerah. Apakah pihak pemberi waralaba membatasi para pelaku yang bermain di wilayah tertentu atau tidak. Sehingga tidak terjadi persaingan antar sesama terwaralaba.
Selain itu, mengenai permodalan
waralaba teh, ia menilai banyak pemilik waralaba yang terlalu mengabaikan modal karena memaksakan kondisi suatu usaha yang seharusnya modalnya lebih rendah namun ditawarkan dengan modal yang lebih besar.
"tetapi kita juga tidak mau kita matikan bo, kita juga harus kembangkan. Departemen perdagangan sebagai pemerintah juga menginginkan seperti itu," harapnya.
Menurutnya perkembangan
franchise tea dan bo berkembang sangat pesat sejak tahun 2002 telah mencapai 259 unit dengan 212 asing, 47 lokal, tahun 2003 sempat mengalami penurunan dengan jumlah 239 unit diantaranya 190 asing, 49 lokal.
Tahun 2004 mencapai 285 unit dengan 200 asing, 85 lokal. Tahun 2005 sebanyak 366 unit sebanyak 237 asing lokal 129. Tahun 2006 sejumlah 450 sebanyak 220 asing 230 lokal dan tahun 2007 mencapai 700 unit dengan komposisi asing 250 lokal 450.Hingga kini jumlah
tea franchise dan bo mencapai 850 unit, dengan jumlah outlet mencapai 30.000 unit dengan lapangan pekerjaan langsung 520.000 lapangan pekerja tidak langsung mencapai 1,3 juta.
Ada beberapa produk franchise indonesia yang sudah mencapai go international diantaranya the auto bridal, j.co, sari bundo dan natrabu, daily bread, excelso.
Anang banyak menambahkan banyak usaha lokal yang berpeluang dikembangkan melalui pola franchise diantaranya rumah makan etnik, makanan siap saji, berbagai macam soto, macam-macam sate, rumah batik dan kerajinan dan bidang pertanian diantaranya pembibitan anggrek atau buah, pemeliharaan belut dan kodok, budidaya ikan.


(hen/ddn)


http://www.detikfinance.com

9/09/2009

Usaha Toko Manik-Manik



1) tentukan target market
sebelum menjadikan aksesoris
manik manik sebagai bisnis, sangat bijaksana untuk mengetahui aksesorisnya mau dijual ke siapa. Kalau teman-teman kita kebanyakan menggunakan kerudung, aksesoris berbentuk bros tentunya akan lebih mudah dijual dibanding dengan anting-anting. Kalau target market gadis-gadis muda pekerja kantoran kaya disamping, mungkin lebih laris manis kalau kita jual kalung name tag

2) pelajari selera target market
cara paling mudah adalah beli majalah atau buku yang memuat banyak gambar aksesoris, tunjukkan ke calon pembeli dan minta mereka memilih mana yang paling oke ^_^ kalau mau lebih canggih mungkin bisa nyewa lembaga survey independen.. Qhehehe mahal ya boww..., tapi bersama jalannya waktu kita akan terlatih untuk mengenali selera pasar ini kok pren

3) beli bahan sesuai kebutuhan
nah setelah menetapkan apa yang mau dibuat, sebaiknya kita cukup bijaksana memilih bahan yang akan dibeli ^_^ ada baiknya memilih berbagai jenis bahan dalam satu nuansa warna tertentu daripada satu jenis bahan yang warna-warni... Hehehehe karena biasanya di awal-awal kita punya kecenderungan untuk koleksi semua warna biar bisa bikin macem-macem, padahal kalau warnanya aja yang sama modelnya akan itu-itu aja pren... Dan pembeli lebih suka puny bentuk yang beda-beda daripada koleksi semua warna dari satu model
model undangan yang sama

4) ikutan acara-acara yang banyak manik-maniknya
bisa ikutan bazar, jalan-jalan ke toko manik-manik, ikutan workshop, gabung di milis manik-manik cantik, atau jadi sahabat koleksikikie juga bisa (lho kan emang udah kie ^_^) intinya sih pren..dengan semakin dekat dengan dunia ini, kita akan lebih mudah beradaptasi dengan perubahan yang terjadi, cepet ikutan trend dan sapa tau bisa kecipratan bisnis dari temen-temen yang sudah kebanjiran order... Trust me pren, kadang order bisa datang justru di saat yang gak keduga, dengan semakin sering beredar di dunia manik-manik maka peluang nerima orderan akan semakin besar

5) siapkan nama dan kemasan yang unik
walaupun terlihat sederhana, tapi kemasan yang unik dan menarik akan meningkatkan daya jual dari produk kita. Nama yang menarik akan memudahkan customer untuk mengingat dan mempromosikan ke temannya ^_^ box sederhana bisa dibuat sendiri dengan membeli buku tentang cara membuat kemasan produk sederhana, untuk nama produk silahkan merenung mencari inspirasi ^_~

6) latihan... Jual... Dan jualll
namanya juga produk hand made ya pren, hanya latihan yang seringlah yang akan menyempurnakan karya kita ^_^ walaupun bukan jaminan juga kalau sudah sering bikin pasti bagus, qheehehe.... Tapi jelas produk yang menarik akan memudahkan kita untuk menjualnya ^_^ kalau produk sudah tersedia, langkah selanjutnya adalah menawarkan pada calon customer
butik pakaian, bisa secara langsung face to face ***u... Melalui bantuan media khusus, email, blog, selebaran... Atau bisa juga dititipkan... Ke toko, arisan, bazar atau teman-teman reseller ^_^

semoga sukses sahabat... (kie)

Dukung kampanye stop dreaming start action



http://koleksikikie.multiply.com