Tampilkan postingan dengan label use theodolite. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label use theodolite. Tampilkan semua postingan

3/11/2010

History Of Theodolite



A theodolite
is an instrument for measuring both horizontal and vertical angles, as used in triangulation networks. It is a key tool in surveying and engineering work, particularly on inaccessible ground, but theodolites have been adapted for other specialized purposes in fields like meteorology and rocket launch technology. A modern theodolite consists of a movable telescope mounted within two perpendicular axes—the horizontal or trunnion axis, and the vertical axis. When the telescope is pointed at a desired object, the angle of each of these axes can be measured with great precision, typically on the scale of arcseconds.
"transit" refers to a specialized type of theodolite that was developed in the early 19th century. It featured a telescope that could "flop over" ("transit the scope") to allow easy back-sighting and doubling of angles for error reduction. Some transit instruments were capable of reading angles directly to thirty arcseconds. In the middle of the 20th century, "transit" came to refer to a simple form of theodolite with less precision, lacking features such as scale magnification and mechanical meters. The importance of transits is waning since compact, accurate electronic theodolites have become widespread tools, but the transit still finds use as a lightweight tool on construction sites. Some transits do not measure vertical angles.
The builder's level is often mistaken for a transit but is actually a type of inclinometer. It measures neither horizontal nor vertical angles. It simply combines a spirit level and telescope to allow the user to visually establish a line of sight along a level plane.


Http://en.wikipedia.org

10/20/2009

Macam / Jenis Optical Theodolit



Macam theodolit berdasarkan konstruksinya, dikenal dua macam yaitu:

1. THEODOLIT REITERASI ( THEODOLIT SUMBU TUNGGAL )

Dalam theodolite atau theodolit ini, lingkaran skala mendatar menjadi satu dengan kiap, sehingga bacaan skala mendatarnya tidak bisa di atur.
theodolite atau theodolit yang di maksud adalah theodolit type t0 (wild) dan type dkm-2a (kem)


2.
THEODOLITE REPITISI

Konsruksinya Kebalikan Dari Alat Survey Dari Alat Theodolit Reiterasi, Yaitu Bahwa Lingkaran Mendatarnya Dapt Diatur Dan Dapt Mengelilingi Sumbu Tegak.
AKIBATNYA DARI KONSTUKSI INI, MAKA BACAAN LINGKARAN SKALA MENDATAR 0º, DAPAT DITENTUKAN KEARAH BDIKAN / TARGET MYANG DIKEHENDAKI. ALAT SURVEY DARI ALAT THEODOLIT YANG TERMASUK KE DAKM JENIS INI ADALAH THEODOLIT TYPE TM 6 DAN TL 60-DP (SOKKISHA ), TL 6-DE (TOPCON), TH-51 (ZEISS)

1.
MACAM THEODOLIT MENURUT SISTEM BACAANNYA:
automatic level dengan theodolite total station sistem baca dengan indexs garis
theodolite sistem baca dengan nonius
theodolite sistem baca dengan micrometer
theodolite sistem baca dengan koinsidensi
automatic level dengan theodolite total station sistem baca dengan digital

2.
THEODOLIT MENURUT SKALA KETELITIAN
theodolit presisi (type t3/ wild)
theodolit satu sekon (type t2 / wild)
theodolit level survey dan theodolite spuluh sekon (type tm-10c / sokkisha)
theodolit level survey dan theodolite satu menit (type t0 / wild)
theodolit sepuluh menit ( type dk-1 / kern)

PERSYARATAN OPERASI THEODOLIT
o sumbu i harus tegak lurus dengan sumbu ii (dengan menyetel nivo tabung dan nivo kotaknya).
o garis bidik harus tegak lurus dengan sumbu ii.
o garis jurusan nivo skala tegak, harus sejajar dengan indeks skala tegak.

o garis jurusan nivo skala mendatar, harus Tegak Lurus Dengan Sumbu Ii.


http://theodolit.blogspot.com

Cara-Cara Penyetelan Theodolit Vertical




Dirikan statif sesui dengan prosedur
Laser Auto Level dan Laser Liner yang ditentukan.

Pasang pesawat diatas kepala statif dengan mengikatkan landasan peawat dan sekrup pengunci di kepala statif ur
Laser Auto Level dan Laser Liner.

Stel nivo kotak dengan cara: Ø Putarlah sekrup A,B Laser Theodolite dan Theodolite Level secara bersama-sama hingga gelembung nivo bergeser kearah garis sekrup C. (lihat gambar a)
Ø Putarlah sekrup Laser Theodolite dan Theodolite Level ke kiri atau ke kanan hingga gelembung nivo bergeser ketengah (lihat gambar b)
Ø Setel nivo tabung dengan sekrup penyetel nivo tabung. Bila penyetelan nivo tabung menggunakan tiga sekrup penyetel (A,B,C), maka caranya adalah:
Ø Putar teropong Laser Level dan Liner Laser dan sejajarkan dengan dua sekrup A,B (lihat gambar a)
Ø Putarlah sekrup Laser Level dan Liner Laser A, B masuk atau keluar secara bersama-sama, hingga gelembung nivo bergeser ke tengah (lihat gambar a) Ø Putarlah teropong 90º ke arah garis sekrup C (lihat gambar b)
Ø Putar sekrup C Level Theodolite atau Theodolite ke kiri atau ke kanan hingga gelembung nivo bergeser ketengah.
Ø Periksalah kembali kedudukan gelembung nivo kotak dan nivo tabung dengan cara memutar teropong ke segala arah




http://theodolit.blogspot.com

9/29/2009

Pengenalan Theodolite Laser


  • Pengertian
theodolite adalah instrument / alat yang dirancang untuk pengukuran sudut yaitu sudut mendatar yang dinamakan dengan sudut horizontal dan sudut tegak yang dinamakan dengan sudut vertical. Dimana sudut – sudut tersebut berperan dalam penentuan jarak mendatar dan jarak tegak diantara dua buah titik lapangan.
1.bagian bawah, terdiri dari pelat dasar dengan tiga sekrup penyetel yang menyanggah suatu tabung sumbu dan pelat mendatar berbentuk lingkaran. Pada tepi lingkaran ini dibuat pengunci limbus.
2.bagian tengah, terdiri dari suatu sumbu yang dimasukkan ke dalam tabung dan diletakkan pada bagian bawah. Sumbu ini adalah sumbu tegak lurus kesatu. Diatas sumbu kesatu diletakkan lagi suatu plat yang berbentuk lingkaran yang berbentuk lingkaran yang mempunyai jari – jari plat pada bagian bawah. Pada dua tempat di tepi lingkaran dibuat alat pembaca nonius. Di atas plat nonius ini ditempatkan 2 kaki yang menjadi penyanggah sumbu mendatar atau sumbu kedua dan sutu nivo tabung diletakkan untuk membuat sumbu kesatu tegak lurus, cek info lainnya di jual lingerie. Lingkaran dibuat dari kaca dengan garis – garis pembagian skala dan angka digoreskan di permukaannya. Garis – garis tersebut sangat tipis dan lebih jelas tajam bila dibandingkan hasil goresan pada logam. Lingkaran dibagi dalam derajat sexagesimal yaitu suatu lingkaran penuh dibagi dalam 360° atau dalam grades senticimal yaitu satu lingkaran penuh dibagi dalam 400 g.
3.bagian atas, terdiri dari sumbu kedua yang diletakkan diatas kaki penyanggah sumbu kedua. Pada sumbu kedua diletakkan suatu teropong yang mempunyai diafragma dan dengan demikian mempunyai garis bidik. Pada sumbu ini pula diletakkan plat yang berbentuk lingkaran tegak sama seperti plat lingkaran mendatar.
  • Syarat – syarat theodolite
Syarat – syarat utama yang harus dipenuhi alat theodolite (pada galon air) sehingga siap dipergunakan untuk pengukuran yang benar adalah sbb :
1.sumbu kesatu benar – benar tegak / vertical.
2.sumbu kedua haarus benar – benar mendatar.
3.garis bidik harus tegak lurus sumbu kedua / mendatar.
4.tidak adanya salah indeks pada lingkaran kesatu.



http://cwienn.wordpress.com