Tampilkan postingan dengan label sepatu wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sepatu wanita. Tampilkan semua postingan

6/18/2010

Sesuaikan Memilih Sepatu Wanita Dalam Setiap Kegiatan


Wanita dalam Setiap acara dan tempat memerlukan pakaian yang berbeda tak terkecuali dengan sepatu wanita, sepatu wanita untuk kantor berbeda dengan pesta begitu juga untuk sekedar jalan-jalan.

Nah berikut beberapa tips yang disesuaikan dengan acara:

Kantor: pilihlah yang Model Sepatu wanita tertutup (pump) atau yang terbuka sedikit di bagian ujungnya (peep toe). Model Sepatu Wanita pump dan peep toe cocok untuk Anda yang berkantor formil.

Pesta: Model Sepatu Wanita pesta lebih nyaman jika modelnya tali-temali karena tidak membuat kaki gerah. Model Sepatu Wanita dengan ankle strap akan membuat Anda merasa 'aman' jika berkeliling karena talinya mengikat di pergelangan kaki.

Jika pesta banyak dilakukan berdiri, sebaiknya pilih Sepatu wanita dengan hak yang tidak runcing (stilleto). Warna-warna kilap atau Sepatu Etnik, lebih bagus untuk dikenakan pada pesa malam hari.

Weekend: pilihlah Sepatu Wanita senyaman mungkin karena Anda banyak melakukan aktivitas bersama keluarga. Sepatu sandal trepes adalah pilihan yang tepat. Selain bertali-tali, haknya pun flat tipis, sehingga tidak membuat Anda merasa capai (Sepatu Etnik).

http://www.sepatugue.com

Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

6/15/2010

Bahaya High Heels Bagi Kesehatan

SETIAP wanita pasti merasa fashionable ketika memakai high heels. Sepatu wanita model ini memang membuat kaki terlihat lebih ramping dan jenjang. Tak heran, bila banyak wanita tergila-gila memakai high heels dalam keseharian.

Memakai stiletto ataupun wedges mungkin membuat Anda merasa sangat trendi bak Victoria Beckham. Namun, jika sepasang sepatu wanita tersebut tidak cukup baik untuk kesehatan kaki, apa yang Anda lakukan?

“Jalan yang benar itu dari otot kaki, diangkat dan gerakannya benar. Namun, bukan diseret. Jalan yang memenuhi kriteria agar aliran darah kita lancar mulai dari punggung kaki, dialirkan ke otot, setelah itu ke paha. Sedangkan kalau kita memakai heels, paha menahan kaki ke bawah, padahal aliran darah balik lagi ke atas, dan dihambat oleh heels, berarti menganggu,” ungkap Dr Dedy Pratama SpB (K) V, Vascular Phlehologie Consultant

Kalau sudah begini, sambungnya, bukan berarti kita tidak boleh mengenakan sepatu wanita yang fashionable ataupun high heels sekalipun. Namun, kita harus memberikan waktu untuk kaki berisitirahat barang sejenak. Dan menyiasati dengan pemakian stocking. Mengapa stocking?

“Kalau orang memiliki pekerjaan yang menyebabkan ia berdiri, duduk secara terus-menerus dan ototnya tidak bergerak terus, atau suka mengenakan heels, maka saya anjurkan pakai stocking supaya otot kaki masih digerakkan oleh stocking tersebut,” jelas Dr Dedy.

Selain itu, lanjutnya, tinggi heels yang sering kali dikenakan kaum hawa sepatutnya tidak terlalu tinggi. Jika Anda termasuk pengguna heels dengan tinggi mencapai 7 cm, 9 cm atau bahkan 13 cm, sebaiknya Anda mengurangi kebiasaan tersebut. Bukan tanpa sebab, karena sepatu hak tinggi merupakan salah satu penyebab wanita terjangkit varises.

“Tinggi yang bagus adalah 2-3 cm. Terlalu rendah pun enggak bagus, ceper tidak bagus. Tidak benar jalannya, karena menekan pompa otot bagian bawah. Jadi aliran darah tidak benar,” tukas Dr Dedy.

http://lifestyle.okezone.com

Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

6/02/2010

9 Tips Mudah Bagaimana Membeli Sepatu Wanita Yang Baik


1. Pilihlah hak sepatu sewajarnya. Pilihlah produk sepatu dengan hak pendek - 3,8 sentimeter atau kurang - dan bantalan tumit yang lebar. Bantalan tumit yang kecil kurang baik karena tidak bisa men-support kaki dengan sempurna.

2. Periksalah ukuran sepatu. Kaki akan bertambah panjang dan bertambah lebar seiring dengan bertambahnya usia. Tidak perlu mengukur kaki setiap kali membeli suatu produk sepatu, tapi periksalah ukuran sepatu setiap beberapa tahun sekali. Untuk pengukuran lebih tepat, berdirilah, karena kaki akan melebar ketika anda berdiri.

3. Jangan mengandalkan ukuran sepatu wanita saja. Periksalah ukuran sepatu wanita (sudah benar-benar pas) dan rasakan kenyamanan sepatu tersebut ketika memakainya. Ukuran sepatu bisa berbeda-beda dari satu merek ke merek lainnya dan dari satu model ke model sepatu lainnya. Model sepatu versi Eropa tentunya berbeda dengan versi Asia.

4. Bandingkan lebar sepatu wanita dengan lebar kaki. Berdirilah dan taruh sepatu wanita di samping kaki anda. Bandingkan mana yang lebih lebar, sepatunya atau kakinya? Hindari membeli sepatu yang terlalu sempit, walaupun anda sangat menyukainya. Tentunya Anda tidak ingin koleksi sepatu yang terkesan asal-asalan.

5. Cobalah kedua sepatu wanita sebelum membeli. Apakah keduanya nyaman dipakai? Banyak orang punya ukuran kaki yang tidak sama, yang satu lebih besar dan sebaliknya. Jika anda mempunyai kaki yang seperti ini, pilihlah koleksi sepatu yang ukurannya pas di kaki yang lebih lebar. Pastikan ukuran sepatu tersebut mempunyai cukup ruang bebas (paling tidak seukuran jari) yang diukur dari ujung sepatu sampai ujung jari terpanjang.

6. Belilah sepatu wanita maupun pria di sore hari (senja hari) atau di pagi hari. Kaki akan membesar di siang dan sore hari. Sepatu yang nyaman di pagi hari bisa terasa sempit di sore hari.

7. Jangan percaya omongan ‘nanti juga muat’. Sepatu haruslah langsung nyaman ketika digunakan. Jangan beli sepatu dengan anggapan bahwa nanti akan muat setelah dipakai beberapa lama. Yang penting jangan asal membeli koleksi sepatu murah. Nantinya akan mubazir. Merk maupun harga koleksi sepatu murah tidak menjamin apapun.

8. Tanyakan tentang kebijakan mengembalikan barang yang sudah dibeli. Di Indonesia, memang sering tertulis di bon bahwa ‘Barang yang sudah dibeli tidak dapat ditukar atau dikembalikan’. Tapi tidak ada salahnya menanyakan kepada toko, karena bisa saja nanti sepatu yang sudah dibeli ternyata malah tidak nyaman dipakai. Kalau tidak ada tanda-tanda kerusakan, toko/tempat jual sepatu & jual sandal bisa saja menerima kembali sepatu yang sudah dibeli (atau menukarnya dengan sepatu lain).

9. Perhatikan bahan sepatu wanita dan modelnya. Pilihlah bahan sepatu wanita yang flexibel dan memungkinkan kaki anda untuk ‘bernapas’, seperti sepatu kulit atau rajutan nylon. Hindari sepatu yang kira-kira bisa menyebabkan gesekan terus menerus dengan kaki anda. Anda bisa ke toko atau tempat jual sepatu beraneka ragam sehingga Anda mempunyai banyak pilihan. Semoga bermanfaat.

http://www.lifestyle.dnaberita.com

Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis

9/17/2009

Tips Menghilangkan Kebiasaan Belanja Yang Berlebihan

Salah satu pertanyaan yang juga cukup sering masuk pada kami adalah mengenai kebiasaan belanja Fashion Grosir yang berlebihan. Sampai-sampai belanja disebut sebagai hobi, karena saking senang belanja. Biasanya, hal ini dilakukan secara impulsif atau tanpa perencanaan, keinginan ingin membeli timbul hanya karena melihat harganya sedang diskon, atau karena kemasannya menarik.

Tidak jarang penyesalan pun muncul kemudian ketika sudah bisa berpikir rasional kembali. Kenapa menghabiskan uang untuk beli ini atau itu yang ternyata tidak terlalu banyak juga manfaatnya di rumah? Atau ada juga yang baru sadar setelah melihat deretan baju yang belum pernah dipakai di lemari, buku-buku yang masih dibungkus plastik di rak buku atau perlengkapan dapur yang masih dibungkus dalam kardus dan hanya dipakai sekali saja.

1. Bedakan antara butuh dan ingin
Untuk membedakan benda mana yang kebutuhan dan mana yang keinginan memang tidak sulit. Tapi, yang lebih sering terjadi adalah keinginan yang menempel pada kebutuhan, sehingga kita anggap itu semua sebagai kebutuhan. Membeli Sepatu Wanita baru mungkin menjadi kebutuhan ketika sepatu lama kita sudah usang. Tapi, membeli sepatu bermerek tertentu bukan lagi kebutuhan tapi sudah menjadi keinginan.

2. Cash is the limit
Mengapa kita bisa memiliki kebiasaan belanja yang berlebihan? Ada dua penyebabnya. Pertama, karena kita punya keinginan yang sulit dikendalikan ketika melihat barang-barang tertentu. Dan kedua, karena kita punya kesempatan untuk memenuhi keinginan tersebut. Yaitu kita punya uang atau sarana berutang untuk membelinya.

Jadi, kalau kita masih kesulitan untuk membatasi keinginan, cobalah batasi kesempatannya. Batasi uang cash yang dibawa, biasakan untuk hanya membawa kartu debet saja ketika belanja, dan gunakan kartu kredit hanya untuk darurat saja.

3. Alihkan menjadi belanja produktif
Pada level tertentu, kepuasan yang didapatkan ketika belanja berlebihan bukanlah kepuasan untuk memiliki sesuatu, tapi kepuasan karena bisa membeli sesuatu. Kepuasannya terjadi bukan ketika menggunakan barangnya, tapi ketika membelinya.
Untuk bisa tetap memenuhi hasrat membeli tapi tidak menjadi boros, coba alihkan pembeliannya menjadi sesuatu yang lebih produktif atau tahan lama seperti Tas Branded. Daripada membeli pakaian yang harganya jelas turun, lebih baik belanja perhiasan emas yang harganya stabil bahkan bisa naik. Daripada beli perlengkapan rumah yang ternyata juga sangat jarang dipakai, lebih baik beli reksadana, beli deposito, atau saham yang jelas bermanfaat untuk investasi.

danigunawan.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang