Tampilkan postingan dengan label kulit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kulit. Tampilkan semua postingan

6/10/2010

Merawat Kecantikan Kulit sendiri


Putih memang dambaan kaum hawa,serasi dengan baju-baju dikenakan menjadi pusat perhatian kaum adam.Tidak sulit sebenarnya merawat kulit agar tetep cantik,mulus,putih dan mempesona.Jawabnya hanya perawatan.Benua Asia,adalah benua kaya suku budaya dan warna kulit.Daratan cina dan jepang terkenal dengan kulit putih bersihnya dan kecantikan kulitnya.Banyak yang berfikir mungkin memmakai kosmetik klas mahal untuk mempertahankan dan merawat Kecantikan kulit indah meraka.Jangan salah,Wanita jepang ternyata lebih menyukai perawatan kulit tradisional seperti nenek moyang bangsa kita dulu.Mau tau resep cantik kulit mereka?Mari kita intip tips dibawah ini.

Dengan beras Ketan,merupakan bahan yang mudah didapat dipasaran dan harganya yang relatif murah.Bahan ini ternyata juga digemari wanita jepang dalam merawat kulit.Kok bisa?banyak yang mungkin tidak percaya!makanya di buktikan dan ikuti caranya pastinya agar lebih mudah dan faham.Cukup dengan menggunakan beras ketan dan kain,,,dsb,ditambah ketelatenan dan kesabaran.Anda mau meniru wanita jepang merawat Kecantikan kulit dengan harga ekonomis dan praktis.

Caranya:

* Beras ketan boleh dicuci dulu sebentar dan tiriskan.Tapi jangan sampai direndam air,tujuannya hanya untuk menghilangkan kotoran dari beras ketan itu.

* Masukkan beras ketan dalam kantong yang terbuat dari kain satin dan katun.

* Tumbuk berlahan-lahan beras tersebut hingga halus.perhatiaan,jangan sampai rusak kantongnya yang bisa menyebabkan beras berhamburan kemana-mana.

* Celupkan kantong berisi beras tumbuk kedalam air hangat.Diamkan selama berapa menit,atau hingga berubah seperti air susu.

* Usapkan kantong berisi beras secara merata.Diamkan hingga 2 mnit.

* Bilas dengan air dingin.

* Usai pemakaian,jangan buang kantong beras tersebut.karena tumbukan beras ini bisa dipakai hingga 2-3 kali pemakaian.Cukup menggantungkan kantong ditempat yang kering dan jauhkan dari sinar matahari.

* Selamat mencoba.

Sumber : www.luziansya.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

6/04/2010

Akupuntur Dapat Meyebapkan Infeksi bakteri?


Akupuntur adalah salah satu pengobatan alternatif yang banyak dilakukan untuk mengobati berbagai penyakit. Tapi ingat, ada yang perlu diwaspadai saat melakukan akupuntur. Oleh karena itu anda bisa mendapatkan ilmunya dengan kursus akupuntur

Waspadai semua peralatan yang digunakan jika tak ingin terkena infeksi. Selain jarum suntik yang sekali pakai, penggunaan kapas penyeka dan alat panasnya pun sebaiknya diperhatikan. Melalui kurus akupuntur anda bisa mengetahui cara sterilisasi jarum dan semua perlengkapannya.

Para ahli memperingatkan penggunaan jarum yang sudah terkontaminasi bisa menyebabkan infeksi bakteri, hepatitis B dan C bahkan mungkin saja HIV.

Dalam sebuah editorial yang diterbitkan dalam British Medical Journal, pakar mikrobiologi dari University of Hong Kong mengatakan jumlah pelaporan infeksi yang berkaitan dengan akupuntur di seluruh dunia layaknya seperti ujung gunung es dan mengharuskan tindakan pengendalian infeksi yang lebih ketat.

“Untuk mencegah terjadinya infeksi yang ditularkan melalui akupuntur, maka tindakan pengendalian infeksi harus dilaksanakan seperti penggunaan jarum suntik sekali pakai, prosedur desinfektan kulit dan menggunakan teknik septis,” ujar ketua penelitian Patrick Woo, seorang professor mikrobiologi dari University of Hong Kong, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (20/3/2010).

Woo juga menambahkan bahwa peraturan yang ketat dan persyarakat akreditasi untuk tempat-tempat yang menyediakan pelayanan akupuntur juga mutlak diperlukan. disarankan untuk mengikuti kursus akupuntur atau pendidikan yang mengarah pada pengobatan secara akupuntur.

Woo dan rekannya mengungkapkan akupuntur dapat berisiko seperti jarum yang dimasukkan beberapa sentimeter di bawah kulit dan memperingatkan sindrom baru yaitu akupuntur mycobacteriosis.

Sindrom tersebut disebabkan oleh mikrobakteri yang dengan cepat tumbuh di sekitar titik penyisipan jarum akupuntur sebagai akibat terkontaminasinya penyeka kapas, handuk atau alat panas lainnya.

“Untuk yang masa inkubasinya panjang dapat menyebabkan infeksi abses dan bisul besar,” ungkap Woo.

Kursus Akupuntur mengejarkan bahwa methode akupuntur adalah pengobatan alternatif yang didasarkan pada teori memasukkan jarum halus di titik-titik tertentu dari tubuh untuk membantu meningkatkan aliran ‘Qi’ atau energi.

Sejauh ini secara global telah dilaporkan lebih dari 50 kasus akibat akupuntur mycobacteriosis. Pada beberapa kasus, bakteri yang ditularkan berasal dari flora kulit pasien atau lingkungan akibat kulit tidak diberikan desinfektan sebelum melakukan akupuntur.

Kebanyakan pasien sembuh dari infeksi bakteri ini, tapi 5-10 persen dari infeksi yang dilaporkan berakhir dengan masalah serius seperti kerusakan sendi, kegagalan multi organ, penyakit lain dan kelumpuhan. Selain itu juga ada 5 wabah infeksi virus hepatitis B yang berkaitan dengan akupuntur.

Karena itu sebaiknya masyarakat tidak sembarangan dalam memilih tempat untuk melakukan akupuntur. Masyarakat harus jeli melihat kebersihan dan sterilisasi dari semua peralatan yang digunakan. Hal ini penting agar pengobatan akupuntur yang dijalani tidak menimbulkan masalah baru dalam hidupnya.

http://www.2lisan.com/

Temukan semuanya tentang Pasang Iklan, bisnis, Iklan Baris, iklan gratis