Tampilkan postingan dengan label kontraktor bangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kontraktor bangunan. Tampilkan semua postingan

2/17/2010

Metode Penghitungan Cut and Fill dengan ArcGIS Spatial Analyst



Untuk menghitung Cut and Fill, peta dibuat berdasarkan masukan dua data raster surface (Before and After), menampilkan daerah permukaan dan volume dari material yang telah dimodifikasi dengan penambahan atau pemindahan permukaan material.

Bagaimana Menghitung Cut and Fill?

1. Klik dropdown Spatial Analyst Toolbar, pilih sub menu surface analysis, klik Cut / Fill.
2. Form pertama isi dengan data raster surface sebelum Cut/Fill (Before).
3. Form kedua isi dengan data raster surface sesudah Cut/Fill (After).
4. Isi Z factor jika Anda berada dalam unit pengukuran yang berbeda dari unit koordinat x, y. Sebagai contoh, jika Z factor Anda dalam satuan feet, sementara unit koordinat x,y Anda dalam meter, maka isikan Z factor nilai 0.3048.
5. Ubah default cell size-nya (optional).
6. Tentukan nama untuk output, atau biarkan saja defaultnya. ArcGIS akan menyimpan outputnya dalam temporary.
7. Klik OK.

Postingan ini dibuat untuk membantu seorang teman yang meminta tolong untuk menghitung Cut and Fill di ArcGIS. Mudah-mudahan postingan singkat ini bisa membantu.

inigis.info

1/21/2010

Tambang Dalam Pongkor Jadi Obyek Penelitian



Jika kita pernah mengunjungi tambang emas Pongkor milik PT Aneka Tambang Tbk di Bogor, Jawa Barat, mungkin akan takjub. Di sana berlangsung eksploitasi mineral dengan teknik tambang dalam (underground mining), yang diakui cukup berhasil. Keberhasilan itu membawa sejumlah departemen dan instansi lain, menjadikannya sebagai obyek penelitian.

Seperti ***ngkapkan Direktur Operasi PT Aneka Tambang (Antam), Winardi, beberapa orang dari Direktorat Jenderal Pekerjaan Umum (PU) dan Kehutanan, yang terakhir datang ke Pongkor.

Tujuannya untuk mengambil contoh pelaksanaan underground mining (Cut and Fill) yang cukup berhasil. Saat ini PU dan Kehutanan datang untuk mempelajari teknik pembuatan Tailing Dam (danau pembuangan limbah).

Winardi mengakui, melaksanakan teknik penambangan underground bukanlah hal yang mudah. Karena biaya yang dikeluarkan jauh lebih besar, teknologi yang digunakan juga jauh lebih rumit, sementara volume yang didapatkan tidak sebesar eksploitasi menggunakan teknik open pit.

Akselerasi peningkatan produksi juga tidak semudah jika menggunakan penambangan terbuka. Pongkor sendiri dipilih menggunakan tambang dalam, karena KP (kuasa pertambangan) yang didapatkan diatas kawasan hutan.

“KP tambang emas Pongkor didapatkan pada 1992 seluas 7.000 hektar. Dari keseluruhan areal itu sebagian adalah hutan produksi dan sebagian lagi hutan lindung. Selain itu, di sekitar tambang juga ada Taman Nasional Gunung Halimun dan Gunung Salak. Maka dari itu kami pilih teknik tambang dalam,” ujar Winardi yang sebelumnya menjabat Senior Vice President Unit Penambangan Emas Pongkor.

Dia menambahkan, metode tambang dalam yang digunakan di Pongkor saat ini adalah Block Caving Metode. Selain itu juga sedang dipikirkan penggunaan teknik Cut and Fill Metode. Sedangkan teknik tambang dalam yang dikenal selama ini ada banyak macam. Selain beberapa metode diatas, juga dikenal adanya Underground Mine Truck Metode, Vein Lurat Metode, dan banyak lagi yang lainnya.

Sebelum metode-metode mutakhir itu dilaksanakan, dikenal juga metode konvensional yakni Scrapper. Metode ini sudah pernah dilaksanakan pada penambangan emas milik Antam di Cikotok, Jawa Barat, dan berhasil. Antam sendiri terus mencari daerah-daerah baru eksplorasi guna menjaga jumlah cadangan.

“Sebagai Exploration Policy, Aneka Tambang selalu menyisihkan 2,5% dari revenue ekspor untuk membiayai pencarian cadangan-cadangan baru. Ini adalah komitmen para miner,” ungkap Winardi lagi.

majalahtambang.com

12/21/2009

Rawan Gempa, Konstruksi Gedung Wajib Diperkokoh


Konstruksi bangunan di Indonesia perlu diperkuat guna mengantisipasi terjadinya gempa bumi seperti kemarin sore. Penguatan tersebut tak hanya berlaku bagi Konstruksi Gedung perkantoran tetapi juga rumah-rumah penduduk.

Demikian dikatakan pakar tata kota Universitas Trisakti, Yayat Supriatna. Kesadaran ini harus tertanam di benak masyarakat, kontraktor, dan pemerintah. "Karena Indonesia ini rawan gempa," katanya kepada okezone di Jakarta.

Dia menambahkan selama ini standar keselamatan bangunan secara normatif telah diatur oleh pemerintah. Namun, pelaksanaannya di lapangan seringkali tak sesuai dengan aturan.

Hal ini terjadi karena jumlah tenaga pengawas tidak sesuai dengan luasnya wilayah yang harus diawasi. Akibatnya jumlah bangunan yang didirikan tanpa izin atau tak memenuhi standar keselamatan jauh lebih besar dibandingkan dengan yang berizin. Konstruksi gedung yang berizin pun bukannya tanpa persoalan. "Dalam pelaksanaannya sering terjadi izinnya untuk dua lantai tapi pas dibangun jadi empat lantai," katanya.

Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) sebenarnya telah mengingatkan pemerintah dan seluruh anggota masyarakat mengenai potensi bencana di Indonesia sejak tahun 2005 pascatsunami Aceh yang menewaskan 200.000 jiwa lebih.

Melalui ketuanya, Andang Bachtiar, IAGI mengatakan kondisi geologi Indonesia merupakan pertemuan lempeng-lempeng tektonik yang menjadikan kawasan Indonesia ini memiliki kondisi geologi yang sangat kompleks dan rawan bencana.

Beberapa di antaranya adalah rawan gempa bumi, tsunami, serta rawan letusan gunung api disepanjang ring of fire dari Sumatra - Jawa - Bali - Nusa Tenggara - Banda - Maluku. Daerah rawan bencana gempa dan tsunami Indonesia hampir semuanya berada pada daerah yang tingkat populasinya sangat padat. Daerah-daerah ini sering merupakan pusat aktifitas serta sumber pendapatan masyarakat serta negara, dan menjadi pusat pencurahan dana pembangunan.

Karena itu, IAGI, meminta bangsa Indonesia harus pandai menyiasati cara-cara hidup berdampingan dengan kondisi alam yang rawan bencana. Seperti rakyat Jepang dan California, mereka dapat hidup maju di daerah rawan bencana, tapi mereka bisa menyiasati Konstruksi Gedung dengan dampak bencana sehingga meminimalkan jumlah korban.

news.okezone.com

12/17/2009

Tips Memilih Jasa Konstruksi atau Kontraktor Yang Baik



UNTUK memilih kontraktor atau Jasa Konstruksi, Anda tentu tak bisa langsung asal pilih. Ada baiknya, Anda memilih perusahaan jasa konstruksi yang benar-benar profesional. Jangan tergiur dengan harga murah. Sebab, bisa jadi, perusahaan jasa konstruksi itu menurunkan kualitas bangunan agar bisa menekan harga. Anda tak mau kan, bila rumah impian tiba-tiba retak dan malah bisa roboh.

Departemen Pekerjaan Umum mencatat, masyarakat masih terbiasa memilih jasa konstruksi bangunan hanya berdasarkan biaya. Akibatnya, banyak orang kecewa karena bangunan rumah tak bertahan lama.

Kepala Badan Pembinaan Konstruksi Bangunan dan Sumber Daya Manusia Departemen Pekerjaan Umum Iwan Nursyiwan bilang, masyarakat sebaiknya memilih perusahaan jasa konstruksi yang memiliki sertifikat.

Sebab, sesuai Undang-undang Nomor 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi, badan usaha ini harus mendapatkan sertifikat dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi. Melalui sertifikat ini, Anda bisa melihat kualitas tenaga ahli yang bekerja di perusahaan jasa konstruksi, peralatan, modal hingga pengalaman sang kontraktor.

Sampai saat ini, Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi mencatat, ada 98.000 usaha jasa kontraktor, 6.000 Usaha Jasa Konsultan, 22.000 tenaga ahli, dan puluhan ribu tenaga terampil dibidang konstruksi yang telah memiliki sertifikat.

Setali tiga uang, dalam catatan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) banyak orang merasa tertipu dan mengadu ke YLKI soal kualitas bangunan buatan kontraktor. “Karena tergolong usaha yang mudah berdiri, banyak orang membuat perusahaan kontraktor,” ujar Sudaryatmo, anggota Pengurus Harian YLKI. Makanya, konsumen harus berani menanyakan sertifikat ke kontraktor. “Itu adalah hak konsumen. Kalau profesional, mereka harus menunjukan,” tegas Sudaryatmo.

Menurut Sudaryatmo, konsumen dapat mengajukan tuntutan kompensasi bila pembangunan rumahtidak sesuai dengan kontrak yang disepakati dengan kontraktor.

Agar tak terjerembab, selain sertifikat, pastikan Anda bertanya tentang ketepatan jadwal pembangunan, waktu yang dibutuhkan per hari, pengamanan, bahan bangunan, sampai jumlah orang yang bakal bekerja dalam pembangunan rumah. Anda juga wajib bertanya soal biaya ekstra yang harus Anda keluarkan. Ada baiknya, Anda juga meneliti pengalaman perusahaan Jasa Konstruksi tentang proyek yang telah mereka kerjakan.

Menurut Sudaryatmo, kompetensi perusahaan dan tenaga ahli perusahaan itu juga tampak pada berbagai karya yang mereka hasilkan. “Lebih baik lagi kalau Anda bisa mencari second opinion,” katanya.

miphz.wordpress.com

9/10/2009

Manfaat Memiliki Asuransi Rumah

Asuransi rumah tinggal masih disepelekan banyak orang. Padahal, risiko-risiko eksternal seperti bencana alam akibat hujan deras yang kerap disertai banjir bandang, longsor, serta puting beliung belakangan ini tak henti mengancam bangunan rumah kita.

Persoalan membeli rumah di tengah masyarakat kita sejauh ini masih menjadi pokok permasalahan. Di satu sisi, melihat kondisi krisis ekonomi yang kini menerpa, daya beli rumah semakin menurun, di sisi lain harga rumah pun terus membubung tinggi.

Sayangnya, fokus masyarakat tersebut selama ini masih terpatok pada membeli, belum sepenuhnya mempertahankan. Karena umumnya, setelah cita-cita membeli rumah tercapai, tahap selanjutnya yang tak kalah penting justeru diabaikan, yaitu menjaga atau mempertahankannya dengan menggunakan Asuransi Kerugian terhadap rumah tinggal.

Keuntungan Menjadi Nasabah Asuransi Rumah

Jangan tunggu bencana datang. Karena rumah, laiknya benda berharga lain seperti motor atau mobil, mutlak memerlukan proteksi. Bukan semata memberi perlindungan secara fisik tentunya, melainkan juga secara non fisik atau finansial berupa asuransi.

-Nasabah memperoleh ganti rugi finansial jika obyek yang diasuransikan akibat terkena langsung risiko yang tercantum dalam ikhtisar polis asuransi

-Nasabah memperoleh biaya yang terpaksa tertanggung dikeluarkan pasca musibah, semisal:

*biaya pembersihan puing-puing bangunan yang rusak

*biaya arsitek, Kontraktor Bangunan atau surveyor untuk merenovasi atau membangun kembali rumah tertanggung pasca musibah dan juga semua hal Kebersihan Lingkungan di rumah

-Nasabah memeroleh layanan purna jual yang prima tanpa harus menunggu terjadinya musibah seperti:

*informasi prakiraan nilai inflasi saat pemberitahuan perpanjangan polis asuransi agar bangunan dan isi bangunan rumah tinggal tertanggung diasuransikan dengan nilai yang cukup dan wajar

*gratis pemeriksaan kondisi bangunan dari serangan rayap dan hama rumah

*beragam info terbaru dari pihak asuransi

*keanggotaan otomatis

Kiranya, asuransi rumah tinggal bukan lagi sekadar nomor kesekian setelah Anda memiliki rumah. Rumah dan asuransi adalah dua mata uang yang tidak bisa tergantikan. Semakin cepat kita memiliki asuransi, semakin cepat pula kita mengamankan jerih payah selama ini untuk memunyai rumah.

asri-aca.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang