Tampilkan postingan dengan label rencana bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rencana bisnis. Tampilkan semua postingan

5/17/2010

Kiat Membangun Mental Bisnis


Saat Anda menjalankan sebuah bisnis sampingan, bisa dibilang Anda adalah seorang pengusaha. Pertanyaannya adalah: apakah Anda ingin menjadi seorang pengusaha sukses? Saya yakin Anda akan menjawab ya. Siapa yang tidak ingin berhasil? Namun banyak orang hanya ingin mencapai kesuksesan tanpa memahami harga yang harus dibayar untuk mencapainya.

Kenyataannya, tidaklah mudah menjadi seorang pengusaha yang berhasil dalam bisnis. Ada banyak tantangan yang harus Anda lalui untuk mencapainya. Ada kalanya bisnis sampingan Anda tidak mencapai hasil yang Anda harapkan. Atau mungkin muncul saingan yang dapat memberikan produk lebih baik atau harga lebih murah. Belum lagi masalah dengan pelanggan atau supplier Anda.

Oleh karena itu, satu hal yang sangat penting adalah membangun jiwa bisnis seorang pengusaha sukses. Anda perlu memiliki sikap mental yang benar bila Anda ingin mencapai keberhasilan. Di sini kita akan membahas dua sikap mental yang perlu dibangun.

Pertama, Anda perlu memiliki sikap ulet. Tidak ada jalan yang mudah untuk mencapai keberhasilan. Bila Anda ingin berhasil, mau tidak mau Anda harus bekerja keras, bahkan mungkin bekerja lebih keras daripada saat Anda menjadi karyawan. Sebagian orang tidak ingin bekerja keras seperti ini. Mereka ingin mencapai keberhasilan tanpa perlu bersusah payah. Jangan terjebak dalam kesalahan ini. Hal ini akan membuat Anda cepat menyerah sehingga bisnis sampingan apapun yang Anda jalankan akan menemui kegagalan.

Kedua, Anda perlu memiliki kebiasaan berpikir positif. Ada kalanya Anda tidak dapat mencapai hasil yang diharapkan, bahkan sekalipun Anda sudah bekerja keras. Di saat-saat seperti itu, kemampuan untuk berpikir positif sangatlah penting. Bila Anda berpikir negatif, mungkin Anda akan meragukan kemampuan Anda sendiri dan mengucapkan hal-hal yang meruntuhkan semangat. Namun bila Anda berpikir positif, Anda akan selalu berpikir bahwa di balik hal yang buruk pasti ada hal positif yang dapat dipetik. Dengan demikian semangat Anda tidak akan runtuh. Anda juga dapat maju menghadapi setiap tantangan yang ada dengan kepala tegak.

Memiliki kedua sikap mental ini sangat penting untuk menjadi seorang pengusaha sukses. Tidak ada jalan yang mudah untuk mencapai keberhasilan dan sikap mental Andalah yang paling menentukan apakah Anda akan berhasil atau tidak.

peluangbisnissampingan.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Jasa Iklan & Iklan Baris

Merencanakan Bisnis


Sebelum memulai bisnis sampingan Anda, sangatlah penting untuk memiliki perencanaan bisnis yang baik. Mengapa? Sebab Anda perlu mengetahui apakah peluang usaha yang sedang Anda incar itu memang berpotensi untuk memberikan keuntungan atau tidak. Bila ternyata tidak, tentu tidak ada gunanya Anda mencurahkan tenaga, pikiran, dan bahkan uang untuk usaha tersebut.

Di samping itu, perencanaan bisnis juga penting untuk membantu Anda mengenali berbagai aspek dari bisnis tersebut. Apakah ada hal-hal tertentu yang tidak Anda antisipasi? Apakah ada masalah yang sebelumnya tidak Anda ketahui? Perencanaan yang baik dapat membantu Anda untuk mengatasi semua ini.

Pertama-tama yang perlu Anda lakukan adalah membuat perencanaan keuangan. Berapa modal yang Anda butuhkan? Untuk dapat menjawab pertanyaan ini, carilah informasi selengkap mungkin tentang apa-apa saja yang Anda butuhkan untuk memulai bisnis. Akan sangat membantu jika Anda kenal seseorang yang sudah menjalankan usaha serupa. Selanjutnya, Anda perlu memperkirakan biaya yang perlu dikeluarkan untuk hal-hal yang telah Anda daftarkan di atas. Berhati-hatilah dalam tahap ini agar tidak ada yang terlewatkan. Mengetahui jumlah modal yang Anda butuhkan sangatlah penting untuk memperkirakan berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk balik modal (break even).

Selanjutnya, lakukan perhitungan tentang biaya operasional yang akan dibutuhkan. Berapa jumlah pegawai yang akan Anda pekerjakan? Berapa kira-kira gaji mereka? Lalu bahan baku apakah yang Anda butuhkan membuat produk Anda? Bagaimana dengan biaya untuk sewa tempat usaha?

Setelah menyelesaikan perhitungan modal dan biaya operasional, Anda perlu menghitung perkiraan pendapatan yang akan Anda peroleh. Berapa harga produk atau jasa yang akan Anda tawarkan? Lakukanlah survei terlebih dahulu terhadap produk atau jasa sejenis agar Anda memiliki perkiraan yang tepat. Berikutnya, perkirakan jumlah penjualan yang kira-kira dapat Anda capai. Di tahap ini sebaiknya Anda berhati-hati agar tidak terlalu optimis. Kesalahan banyak orang dalam tahap ini adalah mereka membuat asumsi yang terlalu optimis sehingga mereka akan berkecil hati saat menemukan kenyataan yang sebaliknya di lapangan.

Dari semua perhitungan di atas, Anda akan dapat memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk balik modal dan mencapai keuntungan. Pada titik ini Anda dapat melihat apakah usaha tersebut memiliki prospek yang baik atau tidak. Bila prospeknya baik, Anda dapat terus menjalankan usaha tersebut. Namun bila tidak, Anda sebaiknya berhenti dan mencari peluang usaha yang lain.

Dengan adanya perencanaan bisnis yang baik, Anda akan dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Anda akan dapat memusatkan energi Anda pada bisnis sampingan yang memang menjanjikan.

peluangbisnissampingan.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Jasa Iklan & Iklan Baris

12/22/2009

Cerdas Membangun Bisnis



Memiliki bisnis sendiri tentulah sangat menyenangkan. Apalagi jika bisnis tersebut mendatangkan keuntungan besar. Bagaimana cara merealisasikannya?

Membangun kerajaan bisnis yang menguntungkan bukanlah hal gampang. Bagi anda yang tinggal meneruskan usaha yang dirintis oleh keluarga, bersyukurlah karena anda tak perlu lagi mencari celahnya.
Nah, bagi anda yang memulainya dari nol, pastilah butuh kerja keras plus kejelian melihat peluang. Banyak hal yang harus dipersiapkan, direncanakan, dan dilaksanakan dengan ketekunan. Ingin tahu tips sukses membangun bisnis, simak tips berikut ini:
Riset pasar
Sekecil apa pun usaha yang hendak dibangun, langkah ini tetap harus dilakukan. Pasalnya, riset merupakan landasan utama dalam membangun bisnis. Pelajari kebiasaan masyarakat di mana anda akan membuka usaha. Apakah usaha yang akan dibangun memiliki pasar yang prospektif. Tentukan mana yang akan jadi sasaran utama, anda atau konsumen anda jadi lebih kecil. Jangan tergiur melihat tren bisnis dan latah begitu saja mengikutinya. Apalagi bila anda sudah menjadi yang ketiga, keempat, atau kelima, anda pun akan susah mendapatkan pasar. Kecuali bila anda memiliki nilai plus dibanding kompetitor.
Modal yang memadai
Membuka usaha identik dengan dana tunai dan dana usaha yang besar. Memang ada benarnya. Inilah yang membuat orang berpikir dua kali saat hendak membuka usaha dan dibenturkan pada kebutuhan modal yang besar. Sementara mereka belum yakin apakah usahanya akan sukses seperti dalam perkiraan. Jangan buru-buru nyerah ketika terbentur soal modal. Saat ini ada beberapa jenis pilihan pinjaman dana yang tersedia untuk mendapatkan modal usaha. Ada dapat memilih ikut program pemerintah dalam membangun usaha kecil.Anda bisa mulai mengajukan pinjaman dana pada bank yang menangani usaha kecil dan mendapatkan pinjaman berjumlah kecil. Atau anda bisa mengambil pinjaman pribadi di bank. Pilihan lain adalah mencari rekanan yang mau berinvestasi untuk memulai usaha bersama.

Partner yang tepat
Membangun usaha butuh dukungan dari berbagai pihak cth pihak pinjaman dana tunai dan pinjaman dana usaha. Mulai penyuplai barang, pemasaran, hingga konsultan. Nah, untuk urusan ini anda harus benar-benar selektif memilihnya. Pilihlah partner kerja yang benar-benar bisa mendukung anda.
Beberapa pengalaman manajemen juga lebih disukai. Jika anda ingin rekan kerja yang memenuhi latar belakang financial, mereka perlu memiliki kredit yang bagus atau kemampuan untuk menawarkan dukungan financial.
Ciptakan image yang kuat
Untuk menyiasati sengitnya persaingan bisnis, sebelum memulai berbisnis anda harus memikirkan bagaimana untuk menjadi beda dan tak terlupakan. Ini berkaitan dengan brand image yang akan anda sebarkan kepada konsumen. Mungkin anda bisa memulainya dengan desain tempat usaha yang unik dan eye cathing. Pada masa awal buatlah program-program penjualan yang menarik. Sabar pada awal usaha pinjaman dana tunai dan pinjaman dana usaha , jauhkan keinginan untuk mendapatkan laba besar. Lebih baik sebagian keuntungan diberikan untuk memberikan servis tambahan kepada konsumen


Http://lifestyle.okezone.com

Memilih Perencana Jasa Keuangan Independen


Perkembangan profesi perencana Jasa Keuangan alias financial planner di dalam negeri terlihat semakin marak. Paling tidak dalam beberapa bulan terakhir ini beberapa majalah dan surat kabar nasional sedang gencar-gencarnya membahas profesi perencana jasa keuangan yang diprediksikan bakal menjadi salah satu profesi bergengsi dengan penghasilan yang tinggi.

Secara singkat, perencana jasa keuangan adalah seorang profesional yang menawarkan jasa konsultasi dan memberikan nasihat pada nasabahnya terhadap hal-hal yang berhubungan dengan perencanaan keuangan pribadi.

Seorang financial planner akan memberikan jasa perencanaan secara menyeluruh, mencakup perencanaan proteksi investasi, tabungan dan investasi, pensiun, pendidikan, pajak, bahkan warisan. Jadi, seorang financial planner harus memiliki pengetahuan yang komprehensif mengenai beragam produk keuangan.

Saat ini, muncul istilah perencana jasa keuangan dependen dan perencana keuangan independen. Perencana keuangan dependen adalah perencana yang bekerja pada suatu lembaga keuangan seperti bank, asuransi, atau perusahaan sekuritas. Sementara itu, perencana keuangan independen bisa membuka praktek sendiri, seperti halnya dokter, pengacara, dan akuntan.

Hal terpenting ketika Anda berniat menggunakan jasa seorang perencana keuangan, Anda harus cermat dalam memilih. Sebab, selain Anda akan mengeluarkan sejumlah biaya, Anda pun sebetulnya akan memberikan kepercayaan atas pengelolaan uang Anda kepada financial planner yang Anda pilih. Berikut ini beberapa tips dalam memilih perencana keuangan independen.

Pertama, tanyakan kepada perencana keuangan tersebut perihal penghasilannya. Berapa persen dari total penghasilannya berasal dari fee yang dibayar nasabah dan berapa persen dari komisi produk keuangan yang dijualnya. Jika total penghasilannya 100 persen dari fee nasabah, ini baru namanya financial planner independen.

Sayangnya, di Indonesia belum ada aturan mengenai perencana jasa keuangan independen. Di Amerika, semua pihak yang memberikan nasihat investasi harus terdaftar pada Securities and Exchange Commission, pengawas pasar modalnya Amerika.

Kedua, jika Anda hanya membutuhkan rekomendasi khusus mengenai perencanaan keuangan, Anda cukup memilih perencana keuangan yang memberikan jasa konsultasi dengan fee yang tergantung pada lamanya konsultasi. Dan jangan lupa, tanyakan berapa fee per jamnya.

Intinya Anda harus keliling untuk mendapatkan fee yang murah, tapi dengan pelayanan yang berkualitas. Lalu, bagaimana jika yang Anda butuhkan hanya seorang manajer investasi untuk mengelola dana Anda? Tentunya cukup dengan membeli reksa dana yang jelas lebih murah biayanya.

Ketiga, tanyakan apakah perencana Jasa Keuangan tersebut bisa memberikan referensi kepada Anda perihal nasabahnya yang punya masalah keuangan serupa dengan Anda. Luangkan waktu untuk bertanya pada nasabah tersebut soal kekuatan dan kelemahan dari perencana keuangan tersebut. Dengan begitu, Anda bisa lebih jernih membuat keputusan.

Demikian, beberapa tips singkat yang mudah-mudahan bisa menjadi masukan bagi Anda semua. Intinya, pilihlah perencana jasa keuangan independen yang objektif, berpengalaman, kompeten, dan mengutamakan kepentingan nasabahnya. Salam.

infoanda.com

12/21/2009

Bisnis Konsultan dan Perannya dalam Usaha Bisnis


Sebelum memulai sebuah bisnis kita harus perlu melakukan riset pasardan analisis pasar. Riset pasar dan analisis pasar tersebut baiknya di lakukan oleh orang-orang yang ahli di bidangnya. Dan sebelum itu kita memerlukan seorang Bisnis Konsultan untuk membantu kita didalam perencanaan bisnis. Misalnya: didalam melakukan strategi mengelola usaha, pinjaman modal, dan menghadapi pesaing.

Bisnis konsultan diperlukan untuk menulis gambaran daftar-daftar yang harus dilakukan selama menjalani bisnis. Seorang bisnis konsultan Memberikan saran tentang bagaimana membangun ataupun memunculkan sebuah ide dari pekerja. Bagaimana cara membuat pekerja berterus terang. Karena komunikasi sangat dibutuhkan atasan terhadap bawahan. Dengan adanya Bisnis Konsultan, tata cara menghitung harga dengan baik,baik harga jual maupun cara mengorganisasi modal.sehingga semua pengelolaan diharapkan dapat berjalan baik.

kuebasah.com

12/08/2009

Kiat Melebarkan Jaringan Bisnis




Koneksi merupakan unsur penting dalam karir dan perluasan bisnis cth bisnis jaket motor. Tidak semua orang mudah mendapatkan jaringan. Sebenarnya kunci dari koneksi atau networking adalah mengambil inisiatif.
Tentu saja juga dibutuhkan ketrampilan bercakap-cakap dalam masalah satu ini.
1. Tetap bergaul dengan orang-orang yang Anda sukai dan hargai bahkan jika mereka tidak dapat membantu Anda dalam waktu dekat. Anda pasti juga tak mau menghubungi seseorang hanya pada saat sedang putus asa kan?
2. Bicaralah pada orang-orang yang Anda jumpai ke manapun Anda pergi. Di pesta teman, acara pernikahan, saat naik pesawat, di supermarket, acara olah raga, festival atau apapun yang Anda hadiri bisa jadi saat potensial bertemu kolega jaket motor.
3. Belajar lah mengatakan, 'Halo' di perjumpaan pertama dengan tulus dan penuh rasa tertarik.
4. Jadi lah pendengar yang baik. Tanyakan pertanyaan dan lalu tunggu sampai mendapat jawaban.
5. Praktekkan ketrampilan Anda sendiri dalam bergaul. Belajar lah mana cara terbaik yang dapat berhasil dalam prakteknya.
6. Terus update brosur, kartu bisnis atau informasi apapun tentang diri Anda. Jangan sungkan-sungkan memberikan kartu nama pada orang yang Anda jumpai.
7. Ikuti kursus dengan kelas yang dapat memperbaiki ketrampilan Anda berbicara di tempat umum, bahasa tubuh atau ketrampilan menulis.
8. Ikut lah dengan klub jaringan sosial dan asosiasi sesuai dengan bisnis atau karir yang Anda tekuni




http://www.kapanlagi.com