Tampilkan postingan dengan label jenis usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jenis usaha. Tampilkan semua postingan

11/24/2009

Usaha EO Atau PH (ProductionHouse)


Saya akan menguraikan lima poin di atas agar kita bisa benar-benar memahami poin-poin penting dalam merintis bisnis EO / PH Production House sehingga dapat terhindar dari halangan atau jebakan yang sangat mungkin terjadi.

1. Bekal pengalaman menyelenggarakan event.
Disadari atau tidak, sebenarnya bekal yang kita miliki sebagai pengelola event sudah kita mulai sejak kita sekolah. Kepanitiaan yang kita ikuti pada waktu itu bisa dijadikan bekal pengalaman yang cukup. Paling tidak, kita sudah mengetahui prosedur mengelola suatu kegiatan dari penyusunan proposal sampai eksekusi di lapangan.

2. Ide kreatif dan inovatif.
Ingat, bisnis EO / PH Production House adalah bisnis komunikasi dan bisnis hiburan, kepuasan dan ketertarikan menjadi sangat penting untuk diperhatikan. Ketika tidak ada ide cemerlang dan kreatifitas, siap-siap gi*** jari. Namun, kreatifitas memang tidak harus selalu orisinil, mengembangkan sebuah ide yang sudah adapun bukan menjadi masalah. Justru itulah yang disebut inovasi.

3. Relasi bisnis (klien/sponsor) yang cukup kuat.
Dukungan relasi bisnis, baik itu klien ataupun sponsor, merupakan kunci dari sukses tidaknya acara yang kita selenggarakan. Sebelum memutuskan terjun ke dunia bisnis EO, kita harus melihat kembali apakah kita memiliki jaringan bisnis yang kuat atau tidak?
Karena merekalah yang nantinya akan membeli atau membiayai ide-ide kreatif kita. Apabila kita tidak memiliki jaringan bisnis, sebenarnya bukan menjadi masalah besar. Tentunya dengan membangun kepercayaan terhadap EO / PH Production House kita, jaringan bisnis itu akan terbentuk dengan sendirinya. Tapi perlu diingat bahwa EO kita tidak akan berkembang secepat apabila kita telah memiliki jaringan bisnis sebelumnya.

4. Modal usaha yang cukup.
Seperti yang pernah saya bahas sebelumnya, bahwa dalam memulai sebuah usaha, mutlak dibutuhkan modal. Untuk bisnis EO / PH Production House, kita perlu menyiapkan modal finansial terutama untuk memenuhi keperluan-keperluan EO / PH Production House seperti, Mengurus legalitas usaha (CV atau PT), menyewa kantor, pengadaan alat kantor, biaya telekomunikasi, biaya persiapan event, dan lain-lain. Untuk memenuhi beberapa hal tersebut tentunya tidak cukup dengan selembar dua lembar uang rupiah. Cukup besar memang, kalau kita tidak mempunyai cukup banyak modal finansial, kita bisa mencari investor

http://prabuwardhana.wordpress.com

11/11/2009

Tips Untuk Menjalankan Usaha Di Rumah


Setiap usaha bikin website memiliki resiko dan begitu pula dengan usaha di rumah. Kelebihan dari membuat usaha sendiri di rumah adalah kita dapat melakukannya dengan sedikit modal sekaligus dengan resiko yang lebih rendah.

Ketika usaha di rumah menumbuhkan rasa percaya diri dan menguntungkan secara keuangan, maka hal tersebut juga membawa kita pada tantangan dan kegagalan sebagai pengusaha. Sebuah usaha di rumah mungkin memiliki banyak waktu tersedia ditangan kita tetapi keberanian mengambil tindakan-lah yang akan membuat kita yakin bahwa usaha ini menghasilkan atau malah akan menghilangkan sumber keuangan kita. Beberapa usaha di rumah tidak berjalan dengan cepat dan hasilnya hanya didapat setelah beberapa waktu.

Bekerja dan melakukan usaha bikin website di rumah dapat membuat kita kesepian karena merasa aneh harus bekerja sendirian setelah bertahun-tahun terbiasa bekerja dengan banyak orang dikantor.

Sebenarnya, bagaimana memilih usaha di rumah yang tepat bagi kita?

Buatlah daftar yang mencakup kemampuan dan bakat bikin website apa saja yang kita miliki sesuai dengan pengalaman kita baik pada saat bekerja atau pada usaha lain. Buatlah daftar yang berisi paling tidak sepuluh ide usaha yang kita minati dan cocokkan daftar tersebut dengan daftar bakat dan pengalaman kita. Kita akan mendapatkan ide bagus tentang usaha apa yang cocok bagi bakat dan pengalaman kita.

Lakukanlah riset pada bentuk pemasaran dari ide usaha bikin website yang telah kita pilih. Sebuah ide usaha yang baik harus mampu menjawab atau membentuk sebuah pasar yang dibutuhkan, harus mampu bertahan lama dan meskipun kita berada pada persaingan yang ketat, kita harus dapat menyingkirkan pesaing bikin website lain.

Ketika memilih sebuah peluang usaha, kita juga harus mempertimbangkan bagaimana kemampuan keuangan kita untuk menjalankan dan mempertahankan sebelum usaha tersebut memberikan kita keuntungan. Banyak dari usaha tidak otomatis menghasilkan uang dan si pemilik harus mengorbankan waktu dan sumber keuangan untuk membuat usaha tersebut berkembang.

Http://bisnis-online-dirumah.blogspot.com

10/13/2009

12 Tips Mempromosikan Website Usaha


Ketika website usaha atau toko online telah dimiliki oleh sahabat,lalu bagaimana caranya untuk mempromosikan website usaha atau toko online itu agar lebih dikenal?
Untuk mempromosikan website atau toko online ada 12 cara yang terbagi menjadi 2 langkah besar,mau tahu?simaklah ke 12 cara mempromosikan website usaha sahabat;

A.offline marketing
1. Semua materi identitas usaha sahabat mulai kartu nama,kop surat,brosur,amplop bahkan bila perlu stiker
web desain yang ditempel pada kendaran sahabat tercantum alamat website usaha atau toko online sahabat.
2. Cetak alamat website atau toko online sahabat dengan huruf tebal pada bagian depan kartu pos direct mail sahabat.
3. Buatlah press release setiap kali ada hal baru atau sesuatu yang berharga di website usaha atau toko online sahabat,seperti misalkan kegiatan usaha yang unik yang kira-kira media tertarik untuk mengutipnya.
4. Bisa juga sahabat membuat mesin penjawab telepon otomatis yang isinya menyarankan agar si penelepon mencoba membuka website atau toko online sahabat.
5. Jika sahabat mendapat kesempatan untuk diwawancarai media (koran, radio, dan sebagainya), jangan lupa untuk menyinggung alamat website sahabat.
6. Benda iklan khusus seperti gantungan kunci, mug, mouse pad, bolpen atau pencil, dan produk aparel merupakan alat yang efektif untuk mendistribusikan alamat website sahabat.
7. Sahabat juga bisa menggunakan cara lain seperti fax cover sheets, kendaraan, billboard, bingkai foto, iklan di yellow page, t-shirt, bola golf dan lain sebagainya sebagai sarana mempromosikan alamat website anda.

B. Online marketing
8. Jangan lupa mencantumkan alamat website atau toko online (cth
jual komputer) di halaman website sahabat sebagai pengingat bagi orang yang sedang membuka website anda.
9. Sertakan alamat website atau toko online sahabat kala mengakhiri tulisan untuk news group, grup diskusi, atau forum posting berita/informasi.
10. Mintalah marketing partners, konsultan, rekan bisnis dan sebagainya mencantumkan alamat website atau toko online sahabat di website mereka.
11. Gunakan online press releases dan artikel yang sahabt tulis seperti untuk keperluan promosi offline di atas.
12. Manfaatkan fasilitas pay-per-click marketing yang ada di
website murah, banner advertising, direktori online, dan e-mail signatures untuk mempromosikan website atau toko online secara online.

http://indocashregister.com

Tips Melakukan Analisa Persaingan Usaha


1. Berperanlah sebagai pelanggan dengan cukup uang. Telponlah pesaing di daerah anda dan berbicaralah dengan representative dari perusahaan tersebut seperti layaknya anda adalah prospek potensial yang sedang mencari informasi cthnya instruktur golf. Anda dapat menanyakan dengan rumus 5wh (who, what, when, where, why and how) untuk memberi pertanyaan yang cerdas dan mendapat jawaban tentang kekuatan dan kelemahan pesaing anda. Salah satu hal terpenting yang harus berhasil anda lakukan adalah membuat mereka mengirimkan sales & information package mereka pada anda, dimana dalam package tersebut akan dijelaskan mengenai produk dan jasa mereka. Literatur bisnis kompetitor anda akan menceritakan secara detil mengenai public image mereka , dan disamping itu anda dapat mempelajari kekuatan dan kelemahan produk dan jasa yang mereka tawarkan secara detil.


2. Telponlah kompetitor di luar daerah anda cthny toko laptop. Anda selanjutnya dapat menelpon perusahaan yang sejenis dengan anda (atau yg sedang anda rencanakan) di luar daerah anda, dimana anda tidak dianggap sebagai saingan mereka. Dengan demikian, mereka tidak merasa terancam saat anda memberikan pertanyaan. Sangatlah berguna bila anda dapat berbicara dengan personel kunci dari perusahaan sejenis, misalkan di lain propinsi. Saat anda berbicara dengan kompetitor yang jauh jaraknya seperti ini, pendekatan anda haruslah lebih“straight-forward”. Anda dapat katakan pada pemilik ataupun managernya, bahwa anda sedang berpikir untuk membuka usaha sejenis dan berharap mendapat masukkan/input dari mereka. Sering kali mereka dengan senang hati akan memberikan input tentang industri mereka, bisnis secara keseluruhan dan banyak lagi informasi gratis pada anda. Meskipun demikian, anda perlu berhati-hati agar tidak menghabiskan waktu terlalu banyak dalam bertanya, batasi percakapan telpon anda 10 sampai 15 menit maksimum.

3. Terakhir anda dapat melakukan “in-field competition analysis (yang biasa di lakukan di forum diskusi)” dengan melakukan telemarketing pada prospek dan menanyakan apakah mereka mengenal kompetitor anda, pernah menjalin hubungan bisnis dengan mereka, dan lain-lain. Dengan melakukan ini, anda juga melakukan prekualifikasi terhadap prospek potensial yang belum pernah menjalin bisnis dengan kompetitor anda, dan membuka peluang terjadinya penjualan. Sebagai tambahan, di saat anda berada di luar melakukan sales call, anda dapat melakukan cara yang sama saat berbicara dengan prospek dan anda dapat mengetahui apa yang mereka suka dan apa yang tidak mereka suka dari kompetitor anda.


Dengan melakukan langkah-langkah di atas dan mengasah phone-skills anda, dipastikan anda akan mendapatkan banyak informasi berguna tentang bisnis yang sedang anda rencanakan.

http://www.infopeluangusaha.com

10/01/2009

7 Tips Mempertahankan Konsumen Mini Market



Ada 2 hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kegiatan usaha, yaitu penjual dan pembeli yang satu dengan yang lainnya saling berinteraksi. Apapun jenis usaha yang kita jalankan baik bidang jasa maupun perdagangan tidak terlepas dari dua unsur tadi.

1. Sapalah konsumen dengan baik. Maksudnya adalah, ketika konsumen dateng ke tempat kita, sambutlah dengan senyum, sedapat mungkin ucapkan selamet pagi atau siang pa..bu. Point pertama sudah kita dapatkan berupa kesan “ramah”.
2. Tanyakan apa keperluannya nah untuk hal ini ada baiknya lihat di forum hobi. Kita harus pro aktif menanyakan terlebih dahulu apa keperluan konsumen dengan ucapan “ada yang perlu saya bantu?”.3. Berikan kualitas terbaik. Setiap produk yang kita berikan harus yang terbaik. Jangan sekali-kali kita memberikan kepada konsumen asal asalan. Hal ini akan menciptakan kesan buruk bagi pelanggan terhadap produk yang kita jual.
4. Berikan harga yang wajar. Pada tingkat persaingan yang ketat harga suatu produk atau layanan sangat menentukan. Untuk membeli sesuatu konsumen biasanya memilih-milih tempat mana yang lebih murah. Berikan mereka dengan harga yang wajar tapi tetap dibarengi kualitas yang baik, basanya konsumen akan balik lagi ke tempat kita.
5. Tepati Janji. Upayakan setiap janji yang kita berikan kepada konsumen untuk selalu ditepati. Jangan sekali-kali kita memberikan janji kepada konsumen kalau memang kita tidak bisa memenuhinya. Hindari jangan sampai konsumen bolak balik ke tempat kita hanya karena janji yang tidak bisa kita tepati, waktu dan uang sudah mereka buang gara-gara janji kita yang tidak tepat. Konsumen akan kecewa dan pindah ke tempat lain. Ujung- ujungnya yang rugi kita sendiri, kehilangan konsumen.
6. Ciptakan kekeluargaan. Pada saat kita tengah memberikan pelayanan, jangan cenderung terfokus pada hasil penjualan akhir saja. Maksud saya, pada saat proses pemberian pelayanan berlangsung kita jangan bersikap monoton. Libatkan mereka dalam suatu obrolan yang ringan-ringan, misalnya menanyakan tempat tinggal atau bisa juga menanyakan tentang keluarga mereka. Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan hubungan.
7. Ciptakan ikatan psikologis ketika kegiatan masyarakat berlangsung. Hal ini dapat dilakukan apabila kita sudah bisa menciptakan ikatan kekeluargaan dengan konsumen. Untuk menciptakan ikatan bathin saya lakukan dengan cara memberikan ucapan pada momen-monen tertentu, misalnya ucapan selamat ulang tahun, selamat hari raya dan sebagainya. Cukup dengan cara kirim sms. Kiat ini cukup ampuh karena konsumen merasa diperhatikan. Nah kalau ikatan bathin sudah terbentuk sulit bagi konsumen untuk pindah ke tempat lain.



http://artikelmu.com/?p=584

9/29/2009

Menentukan Jenis Usaha Yang Layak




Berikut ini kiat untuk menentukan jenis usaha:

  1. Mulai dari yang anda sukai
    anda bisa mulai mencoba membuka usaha yang sesuai dengan hobi atau kesukaan anda. Karena kalau sudah suka, anda tidak akan cepat bosan dan mudah menyerah menjalankannya walaupun mungkin di masa-masa awal akan ada banyak tantangan cth
    rental car bali.
  2. Mulai dari yang anda kuasai
    atau bisa mencoba dengan membuka usaha yang memang sudah anda kuasai bidangnya cthnya usaha
    service notebook. Waluapun belum berpengalaman berwirausaha, tapi saya yakin anda memiliki keahlian yang bisa dimanfaatkan. Misalnya saja dengan keahlian anda dalam pembukuan (akuntansi), anda bisa mulai usaha jasa pembuatan laporan keuangan untuk usaha kecil.
  3. Telusuri kemana uang anda pergi
    cara lain yang bisa anda lakukan adalah dengan menelusuri kemana uang anda pergi selama ini. Tujuan membuka usaha ini adalah untuk menambah penghasilan bukan, maka anda perlu melihat bagaimana caranya uang berputar. Berpindah tangan dari konsumen ke penjual, agen, produsen dan seterusnya. Coba lihat bahwa anda selama ini mengeluarkan uang untuk membeli buku, foto kopi, makan, kos, transport dan sebagainya. Teliti satu persatu arus uang yang sudah anda keluarkan pada sopir angkot, pengusaha makanan, toko buku,
    shaolin kungfu dan sebagainya. Mungkin ada salah satu celah dimana anda bisa menikmati keuntungan dari arus uang tadi.

http://www.perencanakeuangan.com

9/28/2009

Usaha Bisnis Dalam Bertahan Di Tengah Krisis



Krisis perekonomian dan resesi global mengakibatkan banyak perusahaan-perusahaan raksasa harus ambruk dan gulung tikar. Sementara itu, bagi usaha kecil, krisis ini bisa menjadi ancaman sekaligus peluang. Bagaimana bisa begitu? Dan bagaimana usaha kecil bisa mengubah ancaman menjadi peluang di tengah krisis?

Keep lean
pertama, usaha kecil, misalnya
butik muslim
harus memastikan bahwa organisasinya cukup lean atau ramping. Artinya, perusahaan tidak memanfaatkan terlalu banyak sumber daya.sumber daya yang saat ini ada sebaiknya dimanfaatkan dulu sebaik mungkin.

Misalnya perusahaan tergoda untuk melakukan ekspansi, yang tentunya akan memperluas skala operasi. Hal ini perlu dipertimbangkan secara masak-masak, karena tentunya ini akan membutuhkan sumber daya yang semakin besar. Begitu pula dengan sdm, sebaiknya dibiarkan ramping. Spesialisasi tidak masalah, namun sebaiknya potensi tiap orang dimaksimalkan terlebih dulu, sehingga menekan biaya.

Keep differentiation
meskipun bisnis anda cuma usaha kecil (dalam artian
diet sehat)
, namun bukan berarti diferensiasi bisa anda tinggalkan. Justru diferensiasilah yang menjadi kekuatan anda dibandingkan dengan pesaing besar. Misalnya, anda bisa mengamati kekuatan dan kelemahan dari bisnis pesaing, kemudian sasar titik kelemahan pesaing.

Contohnya adalah bisnis makanan. Kita bisa melihat bahwa saat ini warung-warung tenda tidak kalah suksesnya dibandingkan dengan restoran besar. Bahkan dalam beberapa segi mungkin mereka menang, misalnya rasa dan harga. Jika anda bisa menciptakan makanan dengan cita rasa yang berbeda, itupun sudah menjadi diferensiasi.

Keep marketing + service
seringkali masalah utama dari usaha kecil adalah dari segi pemasaran
fashion wanita. Namun, di era sekarang ini, bahkan aktivitas pemasaran tidak membutuhkan harga mahal. Anda bisa melakukan promosi melalui internet, yang biayanya lebih murah, hingga menyebarkan informasi melalui milis, forum, ataupun situs social networking. Sehingga, tidak ada alasan untuk tidak melakukan pemasaran.

Dan yang terpenting, jaga selalu pelayanan anda dengan baik. Karena pelanggan yang puas, cenderung untuk melakukan word-of-mouth ataupun memberi rekomendasi kepada temannya, yang tentunya ini bermanfaat sebagai aktivitas pemasaran bagi bisnis
Anda.



Http://vibizlearning.com

9/16/2009

Dunia Usaha Bisnis




Memulai sebuah usaha, entah itu besar atau kecil memang gampang-gampang susah. Apalagi bagi kita yang belum pernah atau belum berpengalaman dalam bisnis. Sehingga tidak jarang ada yang tidak jadi memulai usaha gara-gara terlalu banyak berpikir ini itu. Namun arifin nova memberikan tips dalam blognya, yang ia beri judul 10 cara mudah mulai usaha.

1. Hobi, adalah cara paling mudah, enjoy dan anda lebih paham dengan bidang yang ditekuni. Contoh: bisnis bunga, bengkel,
pecinta kendaraan dan catering.

2. Terdesak kebutuhan, seperti phk, menganggur, bisnis lesu atau orang tua meninggal, sehingga terpaksa jualan pakaian, kue, koran, dll. Ini adalah cara yang sulit, tetapi dengan kerja keras, sukses adalah mungkin.

3. Diajak teman, keluarga atau kolega untuk ikut mlm. Dengan modal relatif kecil dan sistem network yang baik, anda berpeluang untuk sukses.

4. Inspirasi dari koran, tv, internet, obrolan teman kantor, ****i-rumpi tetangga atau lagi jalan-jalan sore. Begitu anda melihat “wow”, langsung anda sulit tidur untuk segera mewujudkan mimpi bisnis anda.

5. Melanjutkan
kegiatan usaha keluarga, sehingga pada akhirnya dengan “tangan dingin” anda bisnis jadi lebih berkembang.

6. Mengisi waktu luang, seperti pensiunan, penulis, dll, lalu membuka toko kelontong, counter voucher hp, refil aqua, dan usaha konsultan.

7. Lihat peluang di tempat kerja, usaha teman, masalah yang berbau bisnis di sekitar rumah anda, seperti usaha laundry, rental ps, cleaning service,
klinik kecantikan dll.

8. Memanfaatkan ilmu dan skill anda, seperti usaha penerjemahan, konsultan properti,toko/service komputer dan bimbingan belajar.

9. Ikut coaching, diklat, training, dan lokakarya, seperti sablon, elektronika dan salon.

10. Tiru bisnis di tempat kerja, lalu buka usaha serupa.

Dukung kampanye stop dreaming start action



http://www.meryanti.com

9/15/2009

Kiat Untuk Menentukan Modal Usaha Toko



Berikut ini kiat untuk menentukan jenis usaha:
  1. Mulai dari yang anda sukai
    anda bisa mulai mencoba membuka usaha yang sesuai dengan hobi atau kesukaan anda cthnya
    souvenir store. Karena kalau sudah suka, anda tidak akan cepat bosan dan mudah menyerah menjalankannya walaupun mungkin di masa-masa awal akan ada banyak tantangan.
  2. Mulai dari yang anda kuasai
    atau bisa mencoba dengan membuka usaha
    fashion anak yang memang sudah anda kuasai bidangnya. Waluapun belum berpengalaman berwirausaha, tapi saya yakin anda memiliki keahlian yang bisa dimanfaatkan. Misalnya saja dengan keahlian anda dalam pembukuan (akuntansi), anda bisa mulai usaha jasa pembuatan laporan keuangan untuk usaha kecil.
  3. Telusuri kemana uang anda pergi
    cara lain yang bisa anda lakukan adalah dengan menelusuri kemana uang anda pergi selama ini. Tujuan membuka usaha ini adalah untuk menambah penghasilan bukan, maka anda perlu melihat bagaimana caranya uang berputar. Berpindah tangan dari konsumen ke penjual, agen, produsen dan seterusnya. Coba lihat bahwa anda selama ini mengeluarkan uang untuk membeli buku, foto kopi, makan, kos, transport,
    baju hongkong dan sebagainya. Teliti satu persatu arus uang yang sudah anda keluarkan pada sopir angkot, pengusaha makanan, toko buku dan sebagainya. Mungkin ada salah satu celah dimana anda bisa menikmati keuntungan dari arus uang tadi.

Dukung kampanye stop dreaming start action


Http://www.perencanakeuangan.com

9/10/2009

Tips Membangun Mental Jiwa Entrepreneur



1. Sugesti diri pribadi.
Berkatalah selalu "aku bisa... aku bisa..!!" sekuat dan sekencang mungkin, apalagi ketika kita berada pada kondisi ketakutan dan ketidakmampuan. Sugesti ini akan menimbulkan energi positif dalam pribadi dan membuat kita menjadi berpikir positif dan berani menghadapi tantangan. Akan lebih baik lagi jika teriakan ini diikuti oleh gesture tubuh yang menunjang. Seperti, dada dibusungkan, kaki berdiri lurus, tangan mengepal ke udara, dan segala sesuatu yang membuat kita lebih nyaman dan lebih bersemangat.

2. Berkumpullah bersama pengusaha untuk mengatahui seperti apa dunia kewirausahaan itu.
Tak kenal maka tak tahu, tak tahu maka tak sayang. Ungkapan ini tepat untuk menggambarkan tips yang dijelaskan di atas. Dengan berkumpul dengan pengusaha
website murah, maka kita akan tahu seperti apa dunia usaha yang sebenarnya, sehingga argumen2 yang menggejolak di dalam diri kita akan terkoreksi ketika mengetahui seperti apa dunia wirausaha yang sebenarnya.

3. Kalau belum berani mengeluarkan modal untuk memulai berwirausaha, kenapa tidak mencoba menghilangkan ketakutan itu??
Kebanyakan orang takut berwirausaha karena mereka takut uang mereka akan menjadi miskin, atau mereka akan dijerat mafia dunia bisnis, atau waktu mereka akan banyak tersita, dan alasan2 lainnya. Bagaimana jika kita berhasil mengalahkan ketakutan yang lebih mengerikan dibanding ketakutan yang muncul ketika berwirausaha? Sebagai contoh, jika kita takut kehilangan uang, apa yang membuat kita lebih takut dibanding kehilangan uang? Mungkin reputasi? atau istri? Mungkin nyawa? Bagaimana jika kita mengatasi ketakutan2 itu dulu? Seandainya kita lebih takut kehilangan reputasi ketimbang kehilangan uang. Lakukanlah hal2 yang membuat kita beresiko kehilangan reputasi, seperti berperilaku bagai orang gila. Seandainya perasaan kita tidak merasa takut setelah melakukan hal tersebut, maka tentu kita tak akan takut lagi kehilangan??

4. Perbanyak bahan referensi entrepreneurship.
Agar kita lebih yakin untuk melangkah, kita butuh buku panduan . Dengan buku panduan, selain kita lebih yakin, kita juga menjadi lebih berani dalam mengambil keputusan dalam dunia usaha
kosmetik wajah. Ketakutan kita juga akan semakin berkurang dikarenakan kita telah menguasai buku panduan kita dalam mengarungi samudera entrepreneurship.

5. Jangan cuma diam dan membaca, Lakukan sekarang!!
Ada pepatah yang bilang, seseorang pasti bisa kalau dipaksa. Sebenarnya segala ketakutan anda mengenai dunia usaha perlahan pasti akan luntur seandainya anda langsung mencoba terjun untuk berwirausaha cth menjadi
penerbit majalah. Perlahan tapi pasti anda akan mengerti bagaimana cara me-manage segala ketakutan dalam dunia usaha sehingga kita lebih berani.
Masih takut ber-wirausaha??

Dukung kampanye stop dreaming start action

http://fariddjunks.blogspot.com

9/09/2009

Lindungi Usaha Dari Ancaman Luar



Mungkin jika anda berniat untuk mengamankan usaha atau bisnis anda cth usaha laundry, ada baiknya mengikuti perlindungan atau asuransi tersebut, tetapi jika belum berkeinginan membeli asuransi maka ada beberapa tips untuk mengantisipasi kejadian bencana. Berikut ini beberapa tips:
  1. Mengenal lokasi tempat kita bekerja dan tempat kita tinggal, pengenalan lokasi ditempat kerja, bisa diartikan mengetahui jalan-jalan untuk pengamanan diri, seperti pintu darurat, tempat yang aman, jalan keluar masuk, dll.
  2. Mengetahui tempat evakuasi terdekat dan selalu mengingat nomor telepon penting yang mudah dihubungi.
  3. Meletakan barang-barang (misalanya sprei bed cover) yang riskan terhadap goncangan pada tempat tertentu, sehingga tidak membahayakan kita saat terjadi goncangan gempa kecil maupun besar.
  4. Menyiapkan survival kit/ keperluan darurat, bisa terdiri dari obat-obatan, pisau kecil, dll ditempat yang mudah terjangkau bila harus mengungsi.
  5. Mengelompokan barang berharga (meskipun sebaiknya barang berharga dititipkan ditempat yang aman, misal bank dsb) ditempat yang aman dan terlindungi seperti brankas.
  6. Selalu menambah wawasan dengan mengikuti kabar dan berita.
  7. Dan terakhir memiliki asuransi butik fashion, baik itu rumah, kendaraan dan tentunya jiwa anda sendiri.

Dukung kampanye stop dreaming start action


http://idebisnisusaha.com

Memulai Jenis Usaha Super Market



Berikut ini kiat untuk menentukan jenis usaha:
  1. Mulai dari yang anda sukai
    anda bisa mulai mencoba membuka usaha yang sesuai dengan hobi atau kesukaan anda cth usaha
    miniatur kapal. Karena kalau sudah suka, anda tidak akan cepat bosan dan mudah menyerah menjalankannya walaupun mungkin di masa-masa awal akan ada banyak tantangan.
  2. Mulai dari yang anda kuasai
    atau bisa mencoba dengan membuka usaha yang memang sudah anda kuasai bidangnya. Waluapun belum berpengalaman berwirausaha, tapi saya yakin anda memiliki keahlian yang bisa dimanfaatkan. Misalnya saja dengan keahlian anda dalam pembukuan (akuntansi), anda bisa mulai usaha jasa pembuatan laporan keuangan untuk usaha kecil cth
    duplikat kunci.
  3. Telusuri kemana uang anda pergi
    cara lain yang bisa anda lakukan adalah dengan menelusuri kemana uang anda pergi selama ini. Tujuan membuka usaha ini adalah untuk menambah penghasilan bukan, maka anda perlu melihat bagaimana caranya uang berputar. Berpindah tangan dari konsumen ke penjual, agen, produsen dan seterusnya. Coba lihat bahwa anda selama ini mengeluarkan uang untuk membeli buku, foto kopi, makan, kos, transport,
    car rental bali dan sebagainya. Teliti satu persatu arus uang yang sudah anda keluarkan pada sopir angkot, pengusaha makanan, toko buku dan sebagainya. Mungkin ada salah satu celah dimana anda bisa menikmati keuntungan dari arus uang tadi.

Dukung kampanye
stop dreaming start action


http://www.perencanakeuangan.com

9/08/2009

Tips Membuka Usaha Salon


Berikut tips membuka peluang bisnis :


1. Mulailah melihat segala hal disekitar anda yang bisa dijadikan lahan bisnis. Caranya tentu tidak dengan berdiam saja di rumah, anda dapat mengunjungi mall terdekat, pasar, tempat-tempat keramaian, bazar, pameran, dan lainnya.

2. Dari hasil kunjungan anda tempat-tempat di atas pasti anda melihat bahwa beragamnnya dagangan dan usaha orang lain. Bila anda tertarik untuk mempelajari salah satu diantaranya, maka mulailah dengan mengumpulkan sebanyak-banyaknya informasi mengenai bisnis
Cutting Sticker tersebut.Bisa dengan mengunjungi langsung counter usaha atau mencarinya di internet.

3.Ketahui berapa modal yang dibutuhkan. Ini sangat berguna karena bila kita memang hanya memiliki sedikit modal, maka lebih baik cari usaha yang sedikit modal tapi padat karya.

4. Ketahui lokasi usaha
Translate Inggris yang cocok bagi usaha anda tersebut. Lokasi sangat mempengaruhi penjualan anda nantinya. Mengingat semakin strategis tempat yang kita miliki maka semakin besar peluang orang untuk mengunjunginya. Bila anda belum mampu menyewa tempat yang strategis maka lakukan beberapa hal yakni promosi

5. Promosi akan sangat berguna bagi anda yang baru memulai usaha
Percetakan Offset, karena dengan itu orang akan mengenal produk yang kita hasilkan dan tempat dimana mereka dapat membelinya.

6. Gunakan juga potongan harga atau discount bagi pembeli. Ini guna menarik pelanggan yang akan sangat bermanfaat bagi kelangsungan usaha anda.

7. Berikan pelayanan yang memuaskan, misalnya memberikan garansi jika terjadi kerusakan, pembungkusan untuk kado, dll

8. Sediakan juga produk kita dalam bentuk dan ukuran yang beragam. Ini akan sangat berguna bagi anda yang memilih usaha pakaian jadi atau pun assesories pakaian.

Dukung kampanye stop dreaming start action


© Iwan Agustian




http://ariebhewhe.wordpress.com