Tampilkan postingan dengan label contoh usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label contoh usaha. Tampilkan semua postingan

3/08/2010

Memulai Usaha Bagi Pemula



Ingin berbisnis tetapi anda termasuk daun hijau? Tidak perlu khawatir. Nikmati tip-tip di bawah untuk anda yang akan memulai bisnis baru atau berwirausaha meski masih muda dalam dunia usaha.

1. Miliki mimpi!
Awal dari terwujudnya kesuksesan besar adalah mimpi besar. Bermimpi memiliki tempat usaha di mana-mana, cabang di mana-mana, mendirikan dua sampai tiga perusahaan sekaligus, omzet mencapai milyaran rupiah, banyak pelanggan dalam negeri maupun luar negeri, dan menuai kesuksesan-kesuksesan masa depan lainnya. Mimpi ini anda jadikan sebagai motivasi untuk menggali ide-ide kreatif dalam menciptakan sebuah usaha fashion murah. Nikmati mimpi tersebut tanpa menghentikan langkah nyata berusaha.
2. Obsesi dan hobby
Tanamkan obsesi kuat meraih cita-cita anda. Mulailah memperhatikan hobi anda yang belum sempat anda lirik sekalipun. Hobi menulis, bercerita, memasak, bermain bulu tangkis, main catur, membuat desain dan hobi lain yang mungkin hanya dipandang sebelah mata saja. Rahasianya ada pada kesungguhan hati anda untuk menekuni salah satu hobi anda. Ambilah satu dari hobi anda yang menurut anda cocok untuk dijadikan usaha. Berikan sepenuh hati anda dalam menjalankan hobi anda. Satu hal yang harus anda pegang, semua berawal dari hal kecil, dan kerjakeras.
3. Sadari realitas
Meskipun saya menyarankan bermimpi hal besar, saya katakan itu guna motivasi dan pencarian obsesi anda yang sebenarnya. Di kala sudah bermimpi maka kembalilah pada kenyataan. Lihatlah apa-apa yang sudah anda miliki dan hitung seberapa besar modal yang harus digunakan untuk menjalankan bisnis fashion murah anda. Mulailah dari apa yang anda merasa ahli dibidangnya. Tidak perlu membandingkan dengan orang lain. Hanya fokus pada usaha baru anda dan rencana-rencana untuk mengembangkannya.
4. Memiliki rencana bertahap
Tidak ada yang langsung jadi di dunia ini. Semua dimulai melalui tahapan-tahapan kejadian. Begitu pula anda yang baru merintis usaha, apalagi masih hijau. Hal pertama pastilah masalah modal. Jika memang modal anda hanya sedikit, ikuti saja peraturannya. Anda wajib berpikir dua kali dalam menggunakan modal yang ada. Rencanakan sesuai kepentingan saja. Yakinlah bahwa keuntungan akan datang sendiri jika menjalankan tahap usaha dengan benar



Http://id.shvoong.com

12/08/2009

Membuat Rumah Usaha Terasa Lega




Pada umumnya, tempat usaha cth usaha jaket motor yang ada di rumah mempunyai ukuran ruang yang tidak terlalu luas.
Dengan demikian, Anda harus menata interiornya agar ruangan itu tidak tampak sempit. Hal ini bertujuan agar orang yang datang merasa nyaman. Heru Wicaksono, desainer interior, menyarankan, agar ruangan usaha terkesan lega dan tidak kaku maka ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

1. Bermain dengan warna
Warna dinding yang menarik akan memberikan kesan nyaman bagi pelanggan cth pelanggan jaket motor yang datang. Selain itu, bermain dengan warna dinding yang tepat akan membuat ruangan menjadi lega. Sebagai contoh, ruang praktik dokter. Usahakan agar salah satu dindingnya bewarna cerah sehingga pasien yang datang merasa gembira meski sedang sakit.

2. Pilih perabot “ringan”
Furnitur—seperti kursi untuk tempat duduk pelanggan—sebaiknya dipilih yang bentuknya tidak terlalu “berat” sehingga ruangan tidak tampak sempit.

3. Pasang cermin di dinding
Cermin lazim dipakai untuk mendapatkan kesan luas pada ruang di tempat jaket motor. Dinding di ruangan yang sempit, bila dipantulkan ke cermin akan membuat kesan dinding tersebut tidak ada batasnya.

4. Pengaturan cahaya
Lampu bisa memberikan kesan ruangan tidak sempit asal arah pencahayaannya ditata dengan tepat. Pemakaian beberapa jenis lampu juga bisa memberikan mood yang baik bagi pelanggan
jaket motor yang datang. Usahakan menempatkan tidak hanya lampu untuk penerangan utama (general lighting) tetapi juga lampu yang fungsinya sebagai penerangan tambahan (decorative lighting atau task lighting)



http://www.kompas.com

12/03/2009

Yuk, Membuka Usaha Sendiri


BILA INGIN MEMBUKA USAHA SENDIRI
Sekarang, apa sih yang harus Anda perhatikan kalau ingin membuka usaha sendiri?

1. Bidang Usaha
Tentukan lebih dulu, bidang usaha macam apa yang ingin Anda jalankan. Apakah Anda ingin menjalankan usaha rumah makan kecil? Atau apakah Anda ingin membuka toko aksesoris seperti Tini, atau justru ingin membuka sebuah butik? Bagaimana kalau toko suvenir yang menjual pernik-pernik lucu seperti gelas-gelas lucu atau semacamnya? Bisa juga kan? Atau usaha
jaket motor Pada prinsipnya, semua bidang usaha tersebut bisa dibagi menjadi:

Bidang usaha yang jarang atau belum ada.
Beberapa dari Anda mungkin ragu bila ingin memulai bidang usaha yang belum ada atau masih jarang dilakukan. Tapi itu bukan berarti Anda tidak akan sukses. Tengok Aqua. Ketika pertama kali diperkenalkan, banyak orang ragu apakah Aqua bisa berhasil di pasaran, padahal belum pernah sebelumnya ada pengusaha yang menjual air minum dalam botol. Bahkan pada awalnya banyak yang mencibir: apa ada orang yang mau membeli air dengan harga lebih mahal dari bensin? Apalagi kita bisa memasak air minum sendiri di rumah. Nyatanya Aqua sukses besar.

Bidang usaha yang sudah banyak dilakukan
Bisa juga Anda memulai Bidang Usaha yang sudah banyak dilakukan. Kalau tadi banyak orang ragu untuk memulai bidang usaha yang baru, tapi di lain pihak banyak juga orang yang ragu untuk memulai bidang usaha yang sudah banyak dijalankan. Sebagai contoh, banyak wanita yang ragu untuk membuka butik jaket motor, karena di sekitarnya sudah banyak yang melakukannya.

2. Lokasi
Di mana Anda ingin membuka lokasi usaha Anda?
Di rumah sendiri? Atau Anda ingin menyewa sebuah tempat kecil di pinggir jalan? Atau Anda ingin menyewa sebuah ruko? Jangan lupa bahwa dalam beberapa jenis bidang usaha, lokasi memegang peranan yang cukup penting. Anda sendirilah yang harus menentukan lokasi tempat jual jaket motor mana yang tepat dalam usaha Anda. Sekali lagi, lokasi memegang peranan yang sangat penting.

3. Pelanggan
Bagaimana Anda mendapatkan pembeli barang dagangan Anda? Atau bila itu usaha jasa, bagaimana cara Anda akan mendapatkan klien? Apakah Anda akan memulainya dengan mempromosikannya dari mulut ke mulut cth buat
jaket motor murah? Ataukah Anda akan membuat brosur dan meye-barkannya dari rumah ke rumah?

Bersambung ........

http://tabloidnova.com

Tips Memulai Wirausaha


Peluang usaha seringkali dilihat sebagai peluang yang sesaat. Tak heran jika wirausahawan model begini tak langgeng dalam menjalankan bisnisnya cth bisnis jual jaket motor. Padahal peluang tersebut jika dipelihara dengan manajemen standar, pasti sukses. Apa yang harus dilakukan pebisnis pemula jika melihat peluang tersebut dan bagaimana mengelola kesempatan tersebut agar bisa membawa kesejahteraan yang langgeng? Berikut ini ada baiknya mencermati tips tentang memulai usaha sendiri,misalnya usaha jaket motor.
Langkah awal mulailah dengan sebuah mimpi. Semua bermula dari sebuah mimpi dan yakinkan akan produk yang akan kita tawarkan cth
jaket motor. A dream is where it all started. Pemimpinlah yang selalu menciptakan dan membuat sebuah terobosan dalam produk. Begitu juga dengan cara pelayanan, jasa, ataupun ide yang dapat dijual dengan sukses. Mereka tidak mengenal batas dan keterikatan, tak mengenal kata tidak bisa ataupun tidak mungkin.
Cintailah Produk Anda. Kecintaan akan produk kita akan memberikan sebuah keyakinan pada pelanggan kita dan membuat kerja keras terasa ringan. Membuat kita mampu melewati masa sulit. Enthusiaatism and Persistence: Antusiasme dan keuletan sebagai pertanda cinta dan keyakinan akan menjadi tulang punggung keberhasilan sebuah usaha yang baru.
Ambillah risiko. Berani mengambil risiko yang diperhitungkan merupakan kunci awal dalam dunia usaha, karena hasil yang akan dicapai akan proporsional terhadap risiko yang akan diambil. Sebuah risiko yang diperhitungkan dengan baik akan lebih banyak memberikan kemungkinan berhasil. Dan inilah faktor penentu yang membedakan seorang entrepreneur (wirausaha) dengan manajer. Entrepreneur akan lebih dibutuhkan pada tahap awal pengembangan perusahaan, dan manajer dibutuhkan dalam mengatur perusahaan yang telah maju.

Langkah Terpenting
Carilah nasihat dari pakarnya, tapi ikuti kata-kata kita. Entrepreneur selalu mencari nasihat dari berbagai pihak tapi keputusan akhir selalu ada ditangannya dan dapat diputuskan dengan indera keenamnya. Pada fase awal sebuah usaha, kepiawaian menjual merupakan kunci suksesnya. Dan kemampuan untuk memahami dan menguasai hubungan dengan pelanggan akan membantu mengambangkan usaha pada fase itu.
Langkah terpenting adalah menumbuhkan ethos kerja keras. Langkah ini sering dianggap sebagai mimpi kuno dan seharusnya diganti, tapi hard work and smart work tidaklah dapat dipisahkan lagi sekarang. Hampir semua kesuksesan butuh workaholics di langkah awalnya. Entrepreneur sejati tidak pernah lepas dari kerjanya. Pada saat tidurpun otaknya bekerja dan berpikir akan bisnisnya misalany bisnis
jaket motor.
Bertemanlah sebanyak banyaknya.
Pada harga dan kualitas yang sama, orang membeli dari temannya. Pada harga yang sedikit mahal, orang akan tetap membeli dari teman. Teman akan membantu mengembangkan usaha kita, memberi nasihat, membantu dan menolong pada masa sulit.
Jika mengalami kegagalan, hadapi kegagalan itu. Kegagalan merupakan sebuah vitamin untuk memperkuat dan mempertajam intuisi dan kemampuan kita berwirausaha. Setiap usaha selalu akan mempunyai risiko kegagalan dan bila itu, bersiaplah dan hadapilah! Jika Anda sudah siap memulai usaha, lakukanlah sekarang juga. Putuskan dan kerjakan sekarang, karena besok bukanlah milik kita

http://cepiar.wordpress.com

11/16/2009

Peluang Usaha Dan Bisnis Jual Beli Rumah Atau Properti


Perkembangan bisnis properti atau rumah saat ini sedang berkembang pesat. Setiap hari selalu saja ada yang mencari rumah, tanah dan ruang usaha baik yang disewa maupun yang dijual. Ini berarti peluang bisnis jual pabrik dan peluang usaha properti atau rumah terbuka lebar untuk anda yang ingin menghasilkan uang lewat bisnis jual beli rumah. Bisnis jual beli rumah bisa menjadi pilihan yang menarik untuk dilakukan. Selain tidak membutuhkan modal,cukup mudah untuk dilakukan, tidak menyita waktu, tidak membutuhkan tempat yang paling menarik adalah komisi yang cukup besar menanti.

Target konsumen :

Target konsumen pabrik kita adalah orang-orang yang ingin menjual rumah jual pabrik. Selain itu calon pembeli adalah juga calon konsumen kita.

Hal-hal yang dibutuhkan :

Tidaklah dibutuhkan banyak hal untuk memulai bisnis jual bangunan pabrik dan jual pabrik murah. Memang akan lebih baik jika kita mempunyai kemampuan untuk bernegosiasi dan mau bekerja keras. Hampir semua orang dapat menekuni bisnis ini asalkan mempunyai kesabaran dan keuletan.

Pertama, anda perlu mengetahui dimana anda dapat menemukan properti ini, dimana sumbernya sbb:

  • Iklan baris
  • Memasang iklan (anda katakan bahwa anda adalah investor dengan dana unlimited)
  • Agen properti (anda dapat menitipkan pesan kepada agent untuk memberitahu anda seandainya ada properti dengan : harga dibawah harga pasar, terdesak untuk menjual, dan ada return minimal 10%
  • Menyisir 1 wilayah
  • Teman dan kenalan
  • Bank
  • Pengadilan
  • Klub investasi
  • Profesional (notaris, badan pertanahan, pengacara, petugas pajak, dll)

Kedua, yang kita lakukan adalah mencari iklan dikoran atau majalah yang membahas tentang iklan rumah atau juga dapat dengan cara mendatangi kantor real estate agent yang sekarang sudah banyak seperti ray white, century 21 dll. Hal pertama yang anda harus cari adalah rumah yang ingin dijual dengan ciri2 tertentu seperti:

  • Dijual senilai njop (biasanya lebih rendah dari harga jual)
  • Dijual segera/cepat
  • Membutuhkan uang/dana pabrik
  • Mau dilelang
  • Properti usang (seringkali harganya murah)

Keuntungan dari properti jual bangunan pabrik dan jual pabrik murah dengan “kondisi istimewa” seperti ini akan memungkinkan kita untuk melakukan negosiasi yang lebih mudah dengan si-pemilk properti. Bila kita telah bertemu dengan pemilk properti maka kita dapat melakukan penawaran dengan harga yang lebih “mahal” dari yang diminta. Agak aneh? Memang dan itu disengaja! Mengapa? Karena dengan “menaikkan” harga dari yang diminta sipenjual maka kita dapat “meminta” sesuatu dari sipemilik properti. Misalnya kita minta waktu perpanjangan misalnya 3 bulan atau 6 bulan kemudian baru kita bayar (sedapat mungkin dilengkapi dengan semacam surat perjanjian antara anda dan sipenjual)

Http://rumahuang.com

10/13/2009

Tips Melakukan Analisa Persaingan Usaha


1. Berperanlah sebagai pelanggan dengan cukup uang. Telponlah pesaing di daerah anda dan berbicaralah dengan representative dari perusahaan tersebut seperti layaknya anda adalah prospek potensial yang sedang mencari informasi cthnya instruktur golf. Anda dapat menanyakan dengan rumus 5wh (who, what, when, where, why and how) untuk memberi pertanyaan yang cerdas dan mendapat jawaban tentang kekuatan dan kelemahan pesaing anda. Salah satu hal terpenting yang harus berhasil anda lakukan adalah membuat mereka mengirimkan sales & information package mereka pada anda, dimana dalam package tersebut akan dijelaskan mengenai produk dan jasa mereka. Literatur bisnis kompetitor anda akan menceritakan secara detil mengenai public image mereka , dan disamping itu anda dapat mempelajari kekuatan dan kelemahan produk dan jasa yang mereka tawarkan secara detil.


2. Telponlah kompetitor di luar daerah anda cthny toko laptop. Anda selanjutnya dapat menelpon perusahaan yang sejenis dengan anda (atau yg sedang anda rencanakan) di luar daerah anda, dimana anda tidak dianggap sebagai saingan mereka. Dengan demikian, mereka tidak merasa terancam saat anda memberikan pertanyaan. Sangatlah berguna bila anda dapat berbicara dengan personel kunci dari perusahaan sejenis, misalkan di lain propinsi. Saat anda berbicara dengan kompetitor yang jauh jaraknya seperti ini, pendekatan anda haruslah lebih“straight-forward”. Anda dapat katakan pada pemilik ataupun managernya, bahwa anda sedang berpikir untuk membuka usaha sejenis dan berharap mendapat masukkan/input dari mereka. Sering kali mereka dengan senang hati akan memberikan input tentang industri mereka, bisnis secara keseluruhan dan banyak lagi informasi gratis pada anda. Meskipun demikian, anda perlu berhati-hati agar tidak menghabiskan waktu terlalu banyak dalam bertanya, batasi percakapan telpon anda 10 sampai 15 menit maksimum.

3. Terakhir anda dapat melakukan “in-field competition analysis (yang biasa di lakukan di forum diskusi)” dengan melakukan telemarketing pada prospek dan menanyakan apakah mereka mengenal kompetitor anda, pernah menjalin hubungan bisnis dengan mereka, dan lain-lain. Dengan melakukan ini, anda juga melakukan prekualifikasi terhadap prospek potensial yang belum pernah menjalin bisnis dengan kompetitor anda, dan membuka peluang terjadinya penjualan. Sebagai tambahan, di saat anda berada di luar melakukan sales call, anda dapat melakukan cara yang sama saat berbicara dengan prospek dan anda dapat mengetahui apa yang mereka suka dan apa yang tidak mereka suka dari kompetitor anda.


Dengan melakukan langkah-langkah di atas dan mengasah phone-skills anda, dipastikan anda akan mendapatkan banyak informasi berguna tentang bisnis yang sedang anda rencanakan.

http://www.infopeluangusaha.com

10/01/2009

7 Tips Mempertahankan Konsumen Mini Market



Ada 2 hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kegiatan usaha, yaitu penjual dan pembeli yang satu dengan yang lainnya saling berinteraksi. Apapun jenis usaha yang kita jalankan baik bidang jasa maupun perdagangan tidak terlepas dari dua unsur tadi.

1. Sapalah konsumen dengan baik. Maksudnya adalah, ketika konsumen dateng ke tempat kita, sambutlah dengan senyum, sedapat mungkin ucapkan selamet pagi atau siang pa..bu. Point pertama sudah kita dapatkan berupa kesan “ramah”.
2. Tanyakan apa keperluannya nah untuk hal ini ada baiknya lihat di forum hobi. Kita harus pro aktif menanyakan terlebih dahulu apa keperluan konsumen dengan ucapan “ada yang perlu saya bantu?”.3. Berikan kualitas terbaik. Setiap produk yang kita berikan harus yang terbaik. Jangan sekali-kali kita memberikan kepada konsumen asal asalan. Hal ini akan menciptakan kesan buruk bagi pelanggan terhadap produk yang kita jual.
4. Berikan harga yang wajar. Pada tingkat persaingan yang ketat harga suatu produk atau layanan sangat menentukan. Untuk membeli sesuatu konsumen biasanya memilih-milih tempat mana yang lebih murah. Berikan mereka dengan harga yang wajar tapi tetap dibarengi kualitas yang baik, basanya konsumen akan balik lagi ke tempat kita.
5. Tepati Janji. Upayakan setiap janji yang kita berikan kepada konsumen untuk selalu ditepati. Jangan sekali-kali kita memberikan janji kepada konsumen kalau memang kita tidak bisa memenuhinya. Hindari jangan sampai konsumen bolak balik ke tempat kita hanya karena janji yang tidak bisa kita tepati, waktu dan uang sudah mereka buang gara-gara janji kita yang tidak tepat. Konsumen akan kecewa dan pindah ke tempat lain. Ujung- ujungnya yang rugi kita sendiri, kehilangan konsumen.
6. Ciptakan kekeluargaan. Pada saat kita tengah memberikan pelayanan, jangan cenderung terfokus pada hasil penjualan akhir saja. Maksud saya, pada saat proses pemberian pelayanan berlangsung kita jangan bersikap monoton. Libatkan mereka dalam suatu obrolan yang ringan-ringan, misalnya menanyakan tempat tinggal atau bisa juga menanyakan tentang keluarga mereka. Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan hubungan.
7. Ciptakan ikatan psikologis ketika kegiatan masyarakat berlangsung. Hal ini dapat dilakukan apabila kita sudah bisa menciptakan ikatan kekeluargaan dengan konsumen. Untuk menciptakan ikatan bathin saya lakukan dengan cara memberikan ucapan pada momen-monen tertentu, misalnya ucapan selamat ulang tahun, selamat hari raya dan sebagainya. Cukup dengan cara kirim sms. Kiat ini cukup ampuh karena konsumen merasa diperhatikan. Nah kalau ikatan bathin sudah terbentuk sulit bagi konsumen untuk pindah ke tempat lain.



http://artikelmu.com/?p=584

9/30/2009

Tips Memulai Usaha Bisnis



1. Hobi, adalah cara paling mudah, enjoy dan anda lebih paham dengan bidang yang ditekuni. Contoh: bisnis bunga, bengkel, dan catering.
2. Terdesak kebutuhan, seperti phk, menganggur, bisnis lesu atau orang tua meninggal, sehingga terpaksa jualan pakaian, kue, koran, dll. Ini adalah cara yang sulit, tetapi dengan kerja keras, sukses adalah mungkin.
3. Diajak teman, keluarga atau kolega untuk ikut mlm. Dengan modal relatif kecil dan sistem network yang baik, anda berpeluang untuk sukses.
4. Inspirasi dari membaca pikiran, koran, tv, internet, obrolan teman kantor, ****i-rumpi tetangga atau lagi jalan-jalan sore. Begitu anda melihat “wow”, langsung anda sulit tidur untuk segera mewujudkan mimpi bisnis anda.
5. Melanjutkan usaha keluarga, sehingga pada akhirnya dengan “tangan dingin” anda bisnis jadi lebih berkembang cth jual rumput futsal
6. Mengisi waktu luang, seperti pensiunan, penulis, dll, lalu membuka toko kelontong, counter voucher hp, refil aqua, dan usaha konsultan.
7. Lihat peluang di tempat kerja , usaha teman, masalah yang berbau bisnis di sekitar rumah anda, seperti usaha laundry, rental ps, cleaning service, dll.
8. Memanfaatkan ilmu dan skill anda, seperti usaha penerjemahan, konsultan properti,toko/service komputer dan bimbingan belajar.
9. Ikut coaching, diklat, training, dan lokakarya, seperti sablon pakaian hamil, elektronika dan salon.
10. Tiru bisnis di tempat kerja, lalu buka usaha serupa.




http://bi.konblog.com

9/10/2009

Tips Membangun Usaha Dengan Mental Baja


1. Sebelum memulai usaha hal terpenting adalah pemahaman konsep produk atau jasa. Kita harus memahami teknis produksi, pasar, dan prospek (mulai dari lingkungan yang terkecil sampai terbesar).
2. Membuat visi dan misi bisnis. Tujuannya, agar focus menjalankan usaha cth usaha jual pakaian. Sering sekali suatu usaha jatuh bangkrut saat berkembang, sebabnya tak focus terhadap pengembangan perusahaan tapi terlalu banyak mencoba mengembangkan uasaha lain.
3. Mempunyai mental tahan banting, pikiran positip, dan mau belajar. Sikap tak mudah menyerah, mau belajar, dan melihat permasalahan secara positip membuat tak mudah putus asa dalam memulai usaha atau mampu membaca peluang uasaha.
4. membuat perencanaan dan strategi usaha yang efektif. Umumnya, kekagalan usaha kecil dan menengah disebabkan tak adanya atau kurang efektifnya perencanaan. Asumsi-asumsi seperti kapasitas produksi, proyeksi kenaikan harga, dan aspek lainnya dalam perencanaan usaha haruslah akurat sesuai realitas pasar atau praktik industri. Perhitungan harus dibuat secara tepat, karena akan membantu menghitung secara secara akurat kebutuhan modal, produksi secara komersial, inventori, distribusi, pemasaran, administrasi, sumber daya manusia, dan komponen pendapatan usaha cth usaha barang langka. Pemahaman yang baik atas hal ini juga membantu untuk mengindentifikasi potensi resiko bisnis, menajemen dan keuangan.
5. Bekali diri dengan pengetahuan dasar manajemen, dan organisasi atau system. Karena, setiap usaha dari yang paling terkecil sekalipun membutuhkan manajemen yang baik untuk memastikan proses pemasaran aksesoris kendaraan, produksi, distribusi, dan penjualan. System menajemen yang buruk akan mengakibatkan pembengkakan biaya yang tidak perlu, pekerja tak produktif, jobdis pekerjaan tidak jelas, koordinasi, dan komunikasi antar pegawai tidak efektif sehingga banyak keputusan yang terlambat.
6. Kreaktif dan punya jiwa kepemimpinan. Dalam memulai usaha umumnya setiap calon entrepreneur akan banyak mengalami permasalahan dan krisis.banyak kegagalan terjadi karena kurangnya kreaktivitas dan jiwa kepemimpinan. Kreaktivitas seperti ’ berpikir diluar kebiasaan umum ’ atau kemampuan melakukan analisa permasalahan di luar pemahaman yang sudah ada dan mencari alternatif solusi kreaktif akan sangat membantu semua permasalahan usaha. Jiwa kepemimpinan berperan penting ketika perusahaan dalam keadaan krisis, sehingga membuat setiap pegawai tak panik, menjadi tempat terakhir solusi atas semua permasalahan dan menjadi panutan

Dukung kampanye stop dreaming start action


http://www.gealgeol.com

9/08/2009

Tips Membuka Usaha Salon


Berikut tips membuka peluang bisnis :


1. Mulailah melihat segala hal disekitar anda yang bisa dijadikan lahan bisnis. Caranya tentu tidak dengan berdiam saja di rumah, anda dapat mengunjungi mall terdekat, pasar, tempat-tempat keramaian, bazar, pameran, dan lainnya.

2. Dari hasil kunjungan anda tempat-tempat di atas pasti anda melihat bahwa beragamnnya dagangan dan usaha orang lain. Bila anda tertarik untuk mempelajari salah satu diantaranya, maka mulailah dengan mengumpulkan sebanyak-banyaknya informasi mengenai bisnis
Cutting Sticker tersebut.Bisa dengan mengunjungi langsung counter usaha atau mencarinya di internet.

3.Ketahui berapa modal yang dibutuhkan. Ini sangat berguna karena bila kita memang hanya memiliki sedikit modal, maka lebih baik cari usaha yang sedikit modal tapi padat karya.

4. Ketahui lokasi usaha
Translate Inggris yang cocok bagi usaha anda tersebut. Lokasi sangat mempengaruhi penjualan anda nantinya. Mengingat semakin strategis tempat yang kita miliki maka semakin besar peluang orang untuk mengunjunginya. Bila anda belum mampu menyewa tempat yang strategis maka lakukan beberapa hal yakni promosi

5. Promosi akan sangat berguna bagi anda yang baru memulai usaha
Percetakan Offset, karena dengan itu orang akan mengenal produk yang kita hasilkan dan tempat dimana mereka dapat membelinya.

6. Gunakan juga potongan harga atau discount bagi pembeli. Ini guna menarik pelanggan yang akan sangat bermanfaat bagi kelangsungan usaha anda.

7. Berikan pelayanan yang memuaskan, misalnya memberikan garansi jika terjadi kerusakan, pembungkusan untuk kado, dll

8. Sediakan juga produk kita dalam bentuk dan ukuran yang beragam. Ini akan sangat berguna bagi anda yang memilih usaha pakaian jadi atau pun assesories pakaian.

Dukung kampanye stop dreaming start action


© Iwan Agustian




http://ariebhewhe.wordpress.com