Tampilkan postingan dengan label optical theodolite. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label optical theodolite. Tampilkan semua postingan

3/31/2010

Theodolite: Everest Kembali Diukur



Para ilmuwan Cina akan mengukur kembali gunung tertinggi di dunia, Gunung Everest, karena kawatir ketinggian Everest mungkin saja mengalami pengurangan.

Survei belum lama berselang menemukan, ketinggian puncak Everest berkurang 1 koma 3 meter karena pemanasan global.

Gunung ini terletak di kawasan perbatasan Cina dan Nepal, namun ketinggian Gunung Everest sejak lama memicu kontroversi. Ketinggian Gunung Everest pertama kali ***kur oleh seorang juru ukur India pada tahun 1954. Dengan menggunakan alat pengukur Theodolite, dia menemukan bahwa tinggi Everest mencapai 8 ribu 848 meter.

Namun pada tahun 1999, beberapa ilmuwan Amerika Serikat mengukur kembali ketinggian Gunung Everest dengan menggunakan teknologi penentuan posisi global memakai satelit, atau yang lebih dikenal dengan GPS dan Theodolite.

Menurut ilmuwan Amerika tersebut dan juga National Geographic Society, Everest lebih tinggi 2 meter dibandingkan dengan hasil pengukuran sebelumnya.

Saat ini pemanasan global mencairkan glasier di puncak Everest, yang jelas menyebabkan tinggi gunung tersebut berkurang.

Para ilmuwan Cina akan memetakan Everest bulan Maret nanti untuk mengecek perkiraan bahwa tinggi Everest berkurang 1 meter.

Berapapun hasil pengukuran nanti, tinggi Everest kemungkinan memang tidak tetap.

Pergerekan lempeng tektonik bumi menyebabkan Himalaya terdorong ke atas, membuat Gunung Everest bertambah 1 sentimeter setiap tahunnya.

kapanlagi.com

3/11/2010

History Of Theodolite



A theodolite
is an instrument for measuring both horizontal and vertical angles, as used in triangulation networks. It is a key tool in surveying and engineering work, particularly on inaccessible ground, but theodolites have been adapted for other specialized purposes in fields like meteorology and rocket launch technology. A modern theodolite consists of a movable telescope mounted within two perpendicular axes—the horizontal or trunnion axis, and the vertical axis. When the telescope is pointed at a desired object, the angle of each of these axes can be measured with great precision, typically on the scale of arcseconds.
"transit" refers to a specialized type of theodolite that was developed in the early 19th century. It featured a telescope that could "flop over" ("transit the scope") to allow easy back-sighting and doubling of angles for error reduction. Some transit instruments were capable of reading angles directly to thirty arcseconds. In the middle of the 20th century, "transit" came to refer to a simple form of theodolite with less precision, lacking features such as scale magnification and mechanical meters. The importance of transits is waning since compact, accurate electronic theodolites have become widespread tools, but the transit still finds use as a lightweight tool on construction sites. Some transits do not measure vertical angles.
The builder's level is often mistaken for a transit but is actually a type of inclinometer. It measures neither horizontal nor vertical angles. It simply combines a spirit level and telescope to allow the user to visually establish a line of sight along a level plane.


Http://en.wikipedia.org

11/17/2009

Theodolites Modern Alat Survey Tepat



Theodolite adalah alat untuk mengukur dua buah sudut vertikal dan horisontal, seperti yang digunakan dalam jaringan segitiga. Theodolite merupakan alat utama dalam survei dan pekerjaan teknis, terutama pada pekerjaan pengukuran tanah, tetapi theodolites sudah disesuaikan untuk keperluan khusus lainnya seperti dalam bidang peluncuran roket meteorologi dan teknologi lainnya. Theodolite modern terdiri dari teleskop yang dapat bergerak dalam dalam dua sudut (axis) bersamaan yang tegak lurus atau trunnion sumbu horisontal, dan sumbu vertikal. Ketika teleskop terarah pada obyek yang dikehendaki, maka sudut dari tiap-tiap axis dapat ***kur dengan tepat, biasanya pada skala arcseconds.

Theodolites di hari ini, membaca dari kalangan vertikal dan horisontal biasanya dilakukan secara elektronik. Readout yang dilakukan oleh rotary encoder, yang dapat absolut, misalnya Gray menggunakan kode, atau meningkat, dengan terang dan gelap sama jauh radial band. Dalam kasus yang kedua lingkaran berputar cepat, mengurangi sudut pengukuran elektronik untuk ukuran perbedaan waktu. Selain itu, akhir-akhir ini sensor CCD telah ditambahkan ke dalam pesawat fokus teleskop yang memungkinkan kedua auto-target dan otomatis ukuran sisa target offset. Semua ini diimplementasikan dalam perangkat lunak tertanam.

Selain itu, banyak modern theodolites, biaya hingga $ 10.000 masing-masing, dilengkapi dengan terpadu elektro-optik mengukur jarak perangkat, umumnya berbasis inframerah, mengizinkan pengukuran sekaligus lengkap dari tiga dimensi vektor - walaupun ditetapkan dalam instrumen-polar co-ordinates - yang kemudian dapat diwujudkan ke pra-ada koordinasi sistem di daerah dengan jumlah titik kontrol. Teknik ini disebut resection solusi gratis atau stasiun posisi survei dan banyak digunakan dalam survei pemetaan. Dengan instrumen, "cerdas" theodolites disebut self-registering tacheometers atau "stasiun total", perlu melakukan operasi, menyimpan data ke dalam unit internal mendaftar, atau ke perangkat penyimpanan data eksternal. Biasanya, ruggedized laptop atau PDA yang digunakan sebagai pengumpul data untuk tujuan ini.

pengukuran.com

10/20/2009

Macam / Jenis Optical Theodolit



Macam theodolit berdasarkan konstruksinya, dikenal dua macam yaitu:

1. THEODOLIT REITERASI ( THEODOLIT SUMBU TUNGGAL )

Dalam theodolite atau theodolit ini, lingkaran skala mendatar menjadi satu dengan kiap, sehingga bacaan skala mendatarnya tidak bisa di atur.
theodolite atau theodolit yang di maksud adalah theodolit type t0 (wild) dan type dkm-2a (kem)


2.
THEODOLITE REPITISI

Konsruksinya Kebalikan Dari Alat Survey Dari Alat Theodolit Reiterasi, Yaitu Bahwa Lingkaran Mendatarnya Dapt Diatur Dan Dapt Mengelilingi Sumbu Tegak.
AKIBATNYA DARI KONSTUKSI INI, MAKA BACAAN LINGKARAN SKALA MENDATAR 0ยบ, DAPAT DITENTUKAN KEARAH BDIKAN / TARGET MYANG DIKEHENDAKI. ALAT SURVEY DARI ALAT THEODOLIT YANG TERMASUK KE DAKM JENIS INI ADALAH THEODOLIT TYPE TM 6 DAN TL 60-DP (SOKKISHA ), TL 6-DE (TOPCON), TH-51 (ZEISS)

1.
MACAM THEODOLIT MENURUT SISTEM BACAANNYA:
automatic level dengan theodolite total station sistem baca dengan indexs garis
theodolite sistem baca dengan nonius
theodolite sistem baca dengan micrometer
theodolite sistem baca dengan koinsidensi
automatic level dengan theodolite total station sistem baca dengan digital

2.
THEODOLIT MENURUT SKALA KETELITIAN
theodolit presisi (type t3/ wild)
theodolit satu sekon (type t2 / wild)
theodolit level survey dan theodolite spuluh sekon (type tm-10c / sokkisha)
theodolit level survey dan theodolite satu menit (type t0 / wild)
theodolit sepuluh menit ( type dk-1 / kern)

PERSYARATAN OPERASI THEODOLIT
o sumbu i harus tegak lurus dengan sumbu ii (dengan menyetel nivo tabung dan nivo kotaknya).
o garis bidik harus tegak lurus dengan sumbu ii.
o garis jurusan nivo skala tegak, harus sejajar dengan indeks skala tegak.

o garis jurusan nivo skala mendatar, harus Tegak Lurus Dengan Sumbu Ii.


http://theodolit.blogspot.com