Tampilkan postingan dengan label kost murah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kost murah. Tampilkan semua postingan

2/19/2010

Panduan Mengelola Bisnis Kontrakan Rumah



Mengelola bisnis rumah kontrakan murah memang gampang-gampang susah. Tapi, kalau anda jitu dalam mengelolanya, bukan tidak mungkin kalau hasilnya nanti bisa membuat anda kaya raya. Mau tahu caranya? Simak panduan berikut.

::pilih lokasi yang strategis.
Sukses atau tidaknya bisnis rumah kontrakan murahanda sangat tergantung dari lokasi. Nah, biasanya lokasi yang strategis untuk bisnis ini adalah lokasi yang banyak memuat orang yang masih lajang, baru menikah dan kemampuan ekonominya rendah. Pasalnya, orang-orang inilah yang paling banyak membutuhkan rumah kontrakan. Walaupun ada juga alasan lainnya, seperti dekat dengan lokasi kantor, lokasi sekolah, atau orang yang merantau.
::buat perincian dengan matang
Jangan lupa untuk menghitung untung ruginya. Caranya, hitung pemasukan uang rumah kontrakan yang akan anda terima dari semua rumah itu dalam setahun. Lalu kurangi dengan biaya-biaya rutin yang harus anda bayar seperti listrik, air, dsb (kalau memang itu semua anda yang bayar). Kalau minus, berarti anda rugi. Tetapi kalau plus, berarti anda untung. Selain itu, hitung pula biaya renovasi rumah jika masa kontrak sudah habis. Karena biasanya ada saja 'bekas' yang ditinggalkan pemilik lama, dan untuk mengontrakannya kembali, pastinya anda perlu melakukan perbaikan dulu agar harga sewanya bisa lebih tinggi. Nah, untuk menutup biaya renovasi kontrakan itu anda bisa 'bermain' dengan harga sewa rumah dengan penyewa baru. Tapi, alangkah baiknya, jika anda bisa bernego dengan penyewa lama, agar dialah yang mengganti semua kerusakan.
::hati-hati dengan calon penyewa
Positive thinking itu perlu, tapi kewaspadaan tetap harus ada. Sebelum menyerahkan rumah kontrakan anda pada seseorang, maka ada baiknya anda selidiki dulu asal usul orang itu. Pasalnya, banyak kasus penyewa rumah yang 'mempreteli' peralatan rumah, seperti gagang pintu, terali, dsb, lalu lari entah kemana.
::pastikan semua tagihan sudah terbayar
Jika penyewa memutuskan untuk menghabiskan masa kontrak kontrakan, maka pastikan semua tagihan seperti telepon, listrik, air dan sebagainya sudah mereka bayar. Jangan sampai anda harus mengeluarkan uang untuk sesuatu yang tidak anda gunakan.




Http://www.conectique.com

9/15/2009

Hunian Apartemen & Penthouse Mewah Semakin Di Minati

GAYA hidup masyarakat modern saat initelah menetapkan standarnya melalui berbagai hal. Salah satunya pemilihanhunian atau tempat tinggal yang berdampak pada peningkatan citra diri.

Kaum urban, sebagairepresentasi dari modernitas, memikirkan banyak pertimbangan dalam memilihhunian. Tak melulu nyaman dan aman, juga strategis dan bernilai investasitinggi. Berada di wilayah sentral kota,rumah pun jadi pilihan sulit. Ketika luas tanah tak memadai, kaum urbanmembutuhkan tempat tinggal yang nyaman sekaligus proper (sesuai) dengan gaya hidup kosmopolitmereka.

s
ebagian kalangan elite Jakarta memilih model apartemen supermewah dengan prestise hunian tertinggi di pusat kota melalui penthouse. Da Vinci Penthouse (DVP) misalnya, menawarkan total 28 unit Penthouse Residence eksklusif yang dibanderol dengan harga masing-masing USD1 juta (sekiraRp9,3 miliar).

Harga tersebut dalamkondisi ruangan 85 persen kosong. Tapi toh, dengan harga selan*** itu, okupansiDVP terbilang tinggi. ”Sejak diluncurkan Juli 2006, sudah ada 20-an unit yangterjual. Itu sekira 85 persen dari total unit yang tersedia. Kebanyakanpenghuni kami datang dari kalangan atas dengan kisaran usia 45-50 tahunan,”ucap General Manager PT Davincido Nusantara Erwin H Hawawinata. Apa sebenarnyayang membuat penthouse diminati?

Selain tawaran eksklusivitas, berbagai fasilitas kelas satu ditawarkan Da Vinci bagi para penghuninya. Luas setiap unit terbagi dua, yakni 453 meter persegi dan 416meter persegi. Ruangannya terdiri atas dapur, ruang makan, ruang keluarga,empat kamar tidur, dan dua ruangan untuk pembantu serta sopir. Konsep desaineksterior dan interiornya pun serba elegan.

Dengan jumlah terbatas,maka penghuni dijamin lebih leluasa menikmati berbagai fasilitas yang tersedia.Mulai kolam renang, sauna, perpustakaan, ruang fitnes pribadi, hingga lapangantenis. Soal keamanan pun sangat terjamin, dengan pengawalan lebih dari 60 satpam. Harga super premium tak lagi menjadi pertimbangan utama para pemilik DVP.

Namun, bagaimana huniantersebut bisa menjelaskan status mereka dalam kehidupan. Masalah status inimemang terkait dengan globalisasi budaya dan faktor kepentingan. ”Ada ungkapan menarik dalammenggambarkan hunian modern. Sky is the limit. Bagi kaum jetset, semakin tinggihunian berada, semakin tinggi pula kebanggaan mereka dalam kehidupan,” ujarpengamat properti Panangian Simanungkalit. Berbeda dengan karyawan biasa yang hanya bisa cari Kost Murah di dekat kawasan kerjanya.

Dia juga menjelaskan bahwaterjadi pergeseran dari budaya landed house (hunian biasa) menuju Apartment Suites.”Semakin tingginya harga tanah di wilayah perkotaan, membuat daerah pinggiran Jakarta menjadi pilihanuntuk membangun rumah. Sementara untuk mengimbangi fokus pekerjaan di Ibu Kota, maka butuh apartemen sebagai ruang tinggal untuk meningkatkan efektivitas kerja,” ujarnya

lifestyle.okezone.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang