Tampilkan postingan dengan label design pameran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label design pameran. Tampilkan semua postingan

12/22/2009

Bisnis Jasa Kontraktor Pameran Tak Pernah Sepi


Sebuah pameran kadang diselenggarakan untuk memperingati suatu momen atau sengaja dibuat dengan tema khusus yang lahir dari ide sekelompok panitia alias event organizer untuk tujuan tertentu. Yang mengikuti pameran pun, beragam perusahaan baik swasta maupun pemerintah yang bergerak dibidang tertentu sesuai tema acara pameran sebagai ajang promosi.

Sebuah acara pameran mutlak memerlukan perlengkapan pameran seperti stand. Jangan menganggap remeh keberadaan stand-stand pameran yang didesain semenarik mungkin sesuai tema acara untuk memanjakan mata pengunjung yang datang. Desain stand pameran tersebut sangat penting dipersiapkan dengan matang guna menunjang keberhasilan suatu acara pameran atau exhibition.

Dibalik kesuksesan dan keberhasilan suatu pameran yang dilihat dari desain stand pameran, ada jasa Kontraktor Pameran yang lebih dulu bekerja untuk menyulap ruang gedung yang digunakan sebagai tempat acara berwujud sesuai dengan tema yang menjadi konsep desain pameran.

Modal Ratusan Juta Pameran pasti selalu ada setiap bulannya, hampir di setiap kota maupun daerah. Acara pameran begitu laris manis diselenggarakan sebagai salah satu cara perusahaan atau instansi untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat. Hal ini memperlihatkan faktor permintaan desain interior maupun eksterior stand pameran, sebagai salah satu perlengkapan yang wajib ada di acara pameran, semakin meningkat

Tingginya tingkat permintaan inilah yang mendorong lahirnya banyak perusahaan yang bergerak dibidang jasa kontraktor pameran dengan spesialisasi menyiapkan berbagai keperluan dan perlengkapan pameran. Sebut saja Gde Zaraswa-tika Nugraha yang mendirikan perusahaan jasa kontraktor pameran dan diberi nama Nugraha Selaras Idea tahun 2007 silam. Perusahaan yang berlokasi di Jakarta ini memberikan ide dan mengerjakan bidang arsitektur dan interior stand pameran.

Diajuga menambahkan, saat mendirikan bisnis ini, dia mesti merogoh kocek sebesar Rp 100 juta untuk modal awal. Modal tersebut dipergunakan-nya untuk membeli keperluan untuk membuat dan mendesain stand pameran serta membayar gaji karyawan. Dalam menjalani bisnis tersebut, Gde membidik target pasar tidak hanya perusahaan swasta dan pemerintah saja, tapi juga masyarakat yang ingin menggunakan jasanya.

Harga Disesuaikan Tingkat Kesulitan Desain yang ditawarkan Gde cukup bervariasi seperti desain modern, tradisional, modern minimalis, klasik, kontemporer dan sebagainya. Bagi klien yang tertarik untuk menggunakan jasa kontraktor pameran Nugraha, Gde selalu menyesuaikan jadwal klien untuk persiapan, kapan pameran akan diselenggarakan guna mengerjakan stand pameran yang diminta.

Dalam menggarap bisnis kontraktor pameran, tidak melulu dalam satu hari mendapatkan klien. Tapi, bisnis ini diyakini akan terus tumbuh subur seiring meningkatnya kebutuhan perusahaan untuk menyelenggarakan pameran. Gde mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengikuti undangan tender dari beberapa perusahaan yang akan mengikuti pameran. Hal ini membuktikan, salah satu strategi jitu untuk menembus pasar adalah dengan aktif mengikuti pameran.

Sedangkan untuk prospek bisnis jasa Kontraktor Pameran. Gde menyakini masih sangat menjanjikan selama kita tetap bisa menjaga mutu dan hubungan baik dengan klien

bataviase.co.id

9/10/2009

Melihat Sektor Industri Logistik di Indonesia

Industri logistik di Indonesia saat ini masih dikuasai perusahaan asing. Untuk meningkatkan daya saing pemain lokal, maka pemain asing dan lokal harus diseimbangkan untuk meningkatkan Sistem Logistik.

Hal tersebut disampaikan Menko Perekonomian Boediono di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta.

"Memang kebanyakan asing, ada pilihan keseimbangan untuk kecepatan mengirim dan memasukkan barang, ini penting bagi eksportir jangan sampai seluruhnya kita bergantung pada asing terus, harus ada keseimbangan antara efisiensi dan pengendali," ujarnya.

Kalangan usaha melihat belum tersentuhnya industri (Industri Pertambangan) ini dengan aturan yang jelas membuat pemain lokal tidak kompetitif dengan perusahaan asing. Kamar Dagang Industri pun meminta pemerintah dan DPR membuat UU khusus mengenai logistik.

"Maksudnya kita tidak kompetitif jika dibandingkan dengan negara lain, karena tidak ditata dengan baik, itu kan menyangkut distribusi. Dan kita kan negara kepulauan, kalau tidak diatur dengan baik, produk kita menjadi mahal, sampai ke konsumen jadi mahal. Logistik itu adalah pergerakan keluar dari pabrik sampai konsumen akhir yang menggunakan, dari mulai ujung dunia manapun sampai dalam negeri," ujar Wakil Ketua Kadin Chris Kanter di tempat sama.

Kadin pun sudah meminta pemerintah memasukkan UU logistik ini dalam revisi paket kebijakan mengenai iklim investasi dalam Inpres No 6 Tahun 2007.

Alasan Kadin meminta sektor logistik (Design Pameran) dimasukkan ke dalam Inpres 6 itu adalah karena logistik hal yang penting khususnya untuk distribusi dan di Indonesia komponen usaha yang paling besar adalah biaya logistik.

"Kalau prinsip-prinsip yang selama ini, menjadi tarik-menarik bahwa Kadin tidak keberatan logistik itu 95 persen oleh asing, sekarang 49 persen karena memang dari dulu sudah 95 persen, kita setuju. Tetapi untuk domestik seperti tracking, pergudangan, darat, warehouse, semua mesti perusahaan nasional," tambahnya

detikfinance.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang