Tampilkan postingan dengan label bunga pernikahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bunga pernikahan. Tampilkan semua postingan

3/23/2010

Bisnis Usaha Toko Bunga Murah




Usaha toko bunga yang dijalankan saat ini merupakan usaha keluarga yang berawal dari usaha pertanian bunga di ambarawa dan dikelola secara turun temurun sejak dari nenek dan orangtuanya. Saat itu pertanian sayur belum begitu bagus prospeknya sehingga neneknya memutuskan untuk mengembangkan usaha tanaman bunga. Bunga hasil dari penanaman tersebut ditawarkan kepada familinya di yogyakarta untuk dijual dalam bentuk bunga potong dan bunga rangkai.
Pada dasarnya, produk yang ditawarkan toko bunga mawar yang berada di wilayah kota baru yogyakarta adalah berbagai macam jenis bunga dan ditawarakan untuk berbagai macam jenis kebutuhan dari konsumen. Tetapi produk utamanya terdiri dari 2 jenis, bunga potong dan bunga rangkaian. Dua jenis tersebut antara lain :Bunga potong:
- import ( tulip, rose)
- lokal
Bunga rangkaian:
- hand bouqet- krans
- vas meja
- bouqet
Bunga potong merupakan setangkai atau lebih bunga, baik yang dikemas ataupun tidak. Pengemasan sesuai dengan permintaan dari konsumen. Apabila terdiri dari kombinasi beberapa jenis bunga, hal itu tergantung permintaan konsumen pula. Demikian pula jenis bunga rangkaian, baik hand bouqet, krans, vas meja ataupun bouqet. Model rangkaian, jumlah dan jenis bunga yang dirangkai serta penggunaan jenis aksesoris sesuai dengan permintaan konsumen. Meskipun tidak menutup kemungkinan dari pihak toko sudah menyiapkan model-model rangkaian hasil kreasi dari perajinnya.
Bahan baku utama adalah bunga dengan berbagai macam jenisnya serta aksesoris dan medianya. Untuk aksesoris menggunakan daun-daunan dengan bermacam-macam jenis sebagai dekorasi dan plastik sebagai pembungkus (terutama bunga potong). Pemakaian jenis dan jumlah daun-daunan serta plastik pembungkus tergantung dengan permintaan konsumen. Sedangkan untuk medianya menggunakan oasis (sejenis busa, biasanya digunakan untuk rangkaian vas meja), bambu dan stereofoam.
Media bambu dan stereofoam biasanya digunakan pada rangkaian bunga untuk ucapan selamat, duka cita dan sejenisnya. Ukuran media dan jenis yang digunakan juga menyesuaikan dengan permintaan dari konsumen. Bahan baku, terutama bunga dan daun-daunan diperoleh dari petani-petani di ambarawa. Jumlah pemesanan tergantung jumlah stok terakhir dan tren permintaan dari konsumen. Sistem pembelian bunga dan daun-daunan dengan cara borongan dengan satuan ikat dan bokok.



Bisnisukm.com

3/19/2010

Kisah Papan Bunga Ala Medan




Mereka yang baru pertama kali datang ke kota medan biasanya akan terheran-heran dengan papan bunga yang sangat panjang apabila ada suatu perayaan. Satu papan panjangnya bisa mencapai lima meter! Akibatnya, jalan raya tempat lokasi perayaan dikepung
bunga papan.”saya sendiri sangat kaget ketika pulang ke medan pada tahun 2001. Papan bunga dan kibor adalah dua hal baru yang saya temukan di kota ini,” kata sejarawan universitas negeri medan, ichwan azhari, yang sempat tinggal di jerman selama tujuh tahun.Ia sangat kaget karena ketika ia kuliah pada tahun 1980-an hingga ia pergi ke jerman pada tahun 1994, tradisi pengiriman bunga papan dengan ukuran besar itu sama sekali tidak ada. Ia menduga tradisi itu muncul sekitar akhir tahun 1990-an.

Meski demikian, ia mengaku tradisi pengiriman bunga, bunga yang sebenarnya, sudah sejak lama ada di kota medan. Jasa pelayanan bunga muncul karena pengaruh kebiasaan orang eropa pada awal abad ke-20. Ketika itu medan dipenuhi orang-orang eropa yang berinvestasi dan bekerja di berbagai perkebunan. Kebiasaan memberi bunga di tempat asalnya tetap dilakukan ketika mereka berada di medan.
Semula usaha jasa pembuatan dan pengiriman karangan bunga ini ditangani langsung oleh orang eropa. Dalam perkembangannya, menurut peneliti johan hasselgren dalam buku batak toba di medan, perkembangan identitas etnoreligius batak toba di medan (1912-1965), usaha ini mulai dikerjakan oleh warga setempat ketika terjadi krisis ekonomi tahun 1930.Ketika terjadi krisis dan muncul pemutusan hubungan kerja, para pekerja yang beretnis batak toba tidak mau pulang kampung di tapanuli. Mereka berusaha mencari pekerjaan untuk bertahan hidup di kota medan. Jasa pembuatan karangan bunga termasuk yang dimasuki mereka.Johan menyebutkan, usaha jasa ini dirintis oleh salah seorang pendeta, yaitu pendeta sinaga. Ia melayani kebutuhan orang-orang eropa. Sejak saat itu, usaha papan bunga dikenal tak lagi dipegang orang eropa.

Ichwan mengatakan, jasa karangan bunga itu terus berlangsung cukup lama. Sampai tahun 1980-an, toko bunga ditemukan di beberapa tempat. Akan tetapi, belakangan, usaha ini mulai surut karena kalah dengan industri papan bunga yang terbuat dari kain itu.

Pemilik d’ florist, ny posman sibuea, mengatakan, ia memulai usaha pada tahun 2006. Ia beralasan memasuki usaha itu karena permintaan terus tinggi.


Http://cetak.kompas.com