Tampilkan postingan dengan label batu marmer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label batu marmer. Tampilkan semua postingan

6/14/2010

Tips Merawat Marmer

Ada banyak jenis marmer yang beredar di Indonesia, lokal maupun impor. Yang lokal misalnya marmer Citatah dan Tulungagung. Sedangkan yang impor kebanyakan dari Cina, Itali dan India. Kualitas marmer lokal dan impor relatif sama. Bedanya hanya pada teknik pemotongan/penggosokan, pemilihan bahan baku (makin tua bahan batu cadasnya makin baik produk marmernya) dan varian warna.

Varian warna marmer impor lebih kaya ketimbang lokal. Tapi, dari manapun asalnya, marmer memang oye untuk pelapis lantai atau dinding: keras, awet, indah, megah, kinclong, dan membuat ruangan jadi adem. Makin tua usia marmer makin indah penampilannya asal penempatannya tepat dan perawatan dilakukan berkala. Lihat saja marmer di bangunan-bangunan tempo doeloe.

Merawat marmer harus telaten karena marmer sensitif terhadap perubahan cuaca, bahan kimia dan cairan lain. Karena itu aturan pertama, jangan menggunakan marmer untuk bagian rumah yang sering kena hujan dan panas. Soalnya, kandungan garam dan senyawa lain dalam air hujan bisa membuat marmer di bagian itu buram. Kedua, bila marmer terkena tumpahan kopi, susu, tinta atau bahan kimia segera lap sebelum kering. Ketiga, rawat marmer Anda secara berkala.

PEL DAN POLES

Untuk perawatan harian cukup dengan mengepelnya. Cairan poles marmer untuk keramik boleh dipakai. Tapi, untuk hasil optimal kami sarankan menggunakan cairan pel khusus marmer yang banyak dijual di supermarket.Sebelum dipel bersihkan marmer dari debu dan pasir. Bila masih ada pasir menempel, marmer bisa tergores saat dipel. Untuk itu gunakan kain pel yang lembut. Gunakan cairan pel sesuai porsi yang disarankan di kemasan produk. Biasanya satu tutup botol cairan poles marmer dicampur dengan tiga liter air bersih.

Sumber : www.estate.co.id

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

5/04/2010

Rumah Bersih dengan Bahan Alami



Membuat rumah selalu nyaman dan sehat sudah pasti dengan selalu menjaga kebersihannya. Banyak produk pembersih atau Poles Marmer yang menawarkan kepraktisan. Namun terkadang produk-produk tersebut banyak yang mengandung zat kimia berbahaya.

Padahal, kita bisa menjadikan hunian lebih bersih dan segar dengan bahan-bahan alami di sekitar kita. Simak tipsnya!

Ruang Keluarga
- Lantai keramik atau marmer yang kusam bisa dibersihkan dan kembali kinclong dengan air perasan lemon atau belimbung wuluh. Kupas belimbing wuluh, lalu gosok-gosokkan pada lantai yang kusam atau dengan jasa Poles Marmer.

- Jika meja kayu Anda ternoda karena si kecil mencoret-coretnya dengan pulpen, spidol atau crayon, coba bersihkan dengan garam. Gosok perlahan dengan garam hingga noda luruh, lalu bersihkan dengan lap bersih yang diberi sedikit air perasan lemon agar meja kayu kembali mengkilap.

Dapur
- Bersihkan seluruh bagian dapur, seperti dinding, lantai, dengan air yang sudah diberi cairan pembersih. Untuk menghilangkan noda membandel seperti noda minyak, saus, kopi dan sebagainya, manfaatkan cuka atau air perasan lemon. Cuka dan air perasan lemon sangat serbaguna. Bisa dimanfaatkan untuk membersihkan bahan keramik, stainless stell, hingga peralatan memasak berbahan kaca dan plastik.

- Lantai dapur seringkali terkena cipratan atau tumpahan minyak yang membuat lantai licin dan ternoda. Taburkan garam halus, tepung maizena, atau bedak tabur yang mampu menyerap minyak. Diamkan beberapa saat, kemudian gosok-gosok dengan lap hingga minyak betul-betul terserap. Bersihkan sisa garam, tepung atau bedak, lalu pel lantai seperti biasa.

- Selain menggunakan lemon dan garam, Anda juga bisa membersihkan noda minyak dengan pasta gigi.

- Bila oven Anda terkena noda makanan,segera taburkan garam di bagian yang terkena noda dalam kondisi oven masih panas. Bila oven sudah dingin, angkat noda yang bertabur garam dengan spons bersih.

- Wadah makanan berbahan plastik yang terkena noda bumbu atau saus tomat memang lebih sulit dibersihkan. Coba angkat kotoran dengan sedikit minyak sayur, lalu cuci dengan sabun seperti biasa.

- Untuk mengusir asap dan bau masakan di dapur, siapkan segelas air yang diberi irisan lemon atau bawang bombay. Air tersebut akan menyerap bau yang memenuhi dapur. Anda juga bisa meletakkan aromaterapi berupa bola kapas yang sudah dicelup minyak esensial dengan wangi vanila, lemon, atau dan sebagainya sesuai favorit Anda.

Kamar Mandi
- Noda dan kerak pada bak kamar mandi, kloset, dan bathtub pasti membuat Anda kesal karena sulit dibersihkan. Untuk membersihkan noda pada keramik, kloset, dan bathtub, Anda dapat menggunakan cuka dan lemon. Kandungan asam sitrat pada lemon sanggup melarutkan noda dan kotoran, lumut, buih sabun, serta kerak.
- Gunakan pula cuka, lemon dan soda kue untuk mengilapkan kaca partisi dan cermin di kamar mandi.

• VIVAnews